KabarTifa- Harga Pepe Coin (PEPE) telah mencatat penurunan signifikan dalam beberapa waktu terakhir, memicu kekhawatiran di kalangan investor. Meskipun demikian, di balik koreksi tajam ini, sejumlah indikator teknikal dan analisis pasar justru mengisyaratkan potensi pembalikan arah yang kuat, bahkan memproyeksikan kenaikan fantastis hingga US$0,000020 pada akhir tahun.
Dalam 24 jam terakhir, nilai PEPE terpantau melemah sekitar 2% ke level US$0,000004118, seiring dengan surutnya kapitalisasi pasar kripto global yang sempat menyentuh US$2,66 triliun pada akhir pekan lalu. Penurunan ini bukanlah yang pertama; secara kumulatif, PEPE telah terkoreksi sekitar 11% dalam hitungan hari, 14% dalam sepekan, dan mencapai 31% sepanjang bulan terakhir. Bahkan, dalam kurun waktu satu tahun, meme coin ini mencatat kemerosotan hingga 66%, meski masih kokoh bertengger di peringkat ke-57 aset kripto terbesar berdasarkan kapitalisasi pasar.
,000020?” />Sinyal Pembalikan Arah dari Indikator Teknikal
Meski pergerakan harga menunjukkan tren pelemahan, beberapa indikator teknikal justru mulai memancarkan sinyal positif yang mengindikasikan PEPE berpotensi mendekati titik terendah. Salah satu yang menjadi sorotan adalah indikator MVRV long-short difference, yang dilaporkan hampir kembali ke wilayah positif setelah berbulan-bulan terperangkap di zona negatif.
Analisis data dari Santiment yang dihimpun KabarTifa.id menunjukkan bahwa pergerakan ini menandakan dominasi pemegang jangka panjang (long-term holders) mulai kembali menguat. Ketika level MVRV berada di atas nol, hal itu mengisyaratkan bahwa investor jangka panjang berada dalam posisi profit, sebuah kondisi yang seringkali menjadi prekursor fase akumulasi setelah aksi jual besar-besaran.
Dari perspektif teknikal, grafik harga PEPE juga memperlihatkan kondisi jenuh jual. Indeks Kekuatan Relatif (RSI) telah merosot hingga mendekati level 30, yang secara historis seringkali mengindikasikan potensi pembalikan arah harga ke atas. Dalam skala waktu yang sangat singkat, PEPE bahkan sempat mencatatkan kenaikan sekitar 1% dalam satu jam terakhir, memberikan secercah harapan.
Menguji Batas Dukungan dan Proyeksi Harga
Sementara itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) berada di titik terendah, dan pergerakan harga saat ini sedang menguji area support jangka panjang di kisaran US$0,0000040. Jika level krusial ini berhasil dipertahankan, peluang terjadinya rebound harga dalam waktu dekat akan semakin besar. Namun, penembusan ke bawah area support tersebut berpotensi memicu penurunan lanjutan yang lebih dalam.
Dengan mulai bergesernya kepemilikan ke tangan investor jangka panjang, proyeksi harga PEPE dinilai mulai membaik. Menurut Tim Riset Tokocrypto, dominasi holder jangka panjang adalah sinyal klasik pembentukan dasar harga (bottom). Ketika "tangan-tangan lemah" (investor jangka pendek yang panik) sudah menyerah dan melakukan kapitulasinya, pasar cenderung menjadi lebih stabil dan siap untuk fase akumulasi sebelum potensi rebound.
Dalam jangka pendek, harga PEPE diperkirakan dapat kembali ke level US$0,00000450 dalam sepekan ke depan. Untuk akhir kuartal pertama (Q1) tahun ini, target harga berada di sekitar US$0,0000070. Lebih jauh lagi, proyeksi jangka menengah hingga panjang menunjukkan PEPE berpotensi mencapai US$0,000010 pada paruh kedua tahun ini, dan bahkan berpeluang ditutup di level US$0,000020 pada akhir tahun, asalkan sentimen pasar dan minat investor kembali menguat secara signifikan.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Editor: BobonSyah

