KabarTifa- Harga Pi Network (PI) mengalami koreksi, turun 0,9% menjadi $0,203 dalam 24 jam terakhir. Penurunan ini terjadi di tengah sentimen pasar kripto yang juga lesu, dengan penurunan pasar secara umum sebesar 0,85%. Tekanan terhadap PI diperkirakan akan terus berlanjut akibat beberapa faktor.
Salah satu faktor utama yang membebani harga PI adalah jadwal unlock token yang signifikan. Saat ini, ada sekitar 412 juta token PI yang tersimpan di berbagai bursa, dengan nilai sekitar $84 juta. Dari jumlah tersebut, 116 juta token akan segera dibuka dalam 30 hari ke depan. Rata-rata harian unlock token mencapai 3,8 juta PI sejak awal Oktober. Peningkatan jumlah token yang beredar sebesar 22% sejak Agustus tidak diimbangi dengan pertumbuhan permintaan yang sepadan. Hal ini disebabkan oleh keterbatasan listing di bursa-bursa besar dan utilitas token yang masih terbatas.

Momen penting yang perlu diwaspadai adalah tanggal 28 Oktober, di mana 18,9 juta PI senilai sekitar $3,8 juta akan dibuka. Jika pasar gagal menyerap suplai tambahan ini dengan baik, harga PI berpotensi mengalami penurunan lebih dalam.
Secara teknikal, PI masih terjebak dalam rentang harga $0,20 hingga $0,28 sejak pertengahan Oktober. Indikator teknikal menunjukkan sinyal bearish yang kuat. Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir hanya mencapai $20,8 juta dengan turnover ratio sebesar 1,24%, menandakan likuiditas yang tipis dan akumulasi yang belum signifikan terjadi. Sampai PI mampu menembus resistance di kisaran $0,24 hingga $0,26, tekanan turun masih akan mendominasi. Level support penting berada di $0,20. Jika harga menembus level ini, kekhawatiran akan terjadinya aksi jual panik menuju level terendah tahun 2025 di $0,158 semakin meningkat.
Sentimen pasar altcoin yang melemah juga memberikan tekanan pada PI. Indeks Musim Altcoin (Altcoin Season Index) turun ke level 26, mengalami penurunan 58% secara bulanan, menunjukkan pergeseran modal investor dari aset-aset kecil seperti PI menuju aset yang lebih besar atau likuid. Dalam 30 hari terakhir, PI mencatat penurunan harga sebesar 41%, jauh lebih buruk dibandingkan beberapa altcoin populer lain seperti Ethereum (-9%) dan Solana (-12%). Ketidakhadiran PI di bursa Tier-1 besar seperti Binance dan Coinbase turut memperparah kinerja token ini di pasar yang kian kompetitif.
Penurunan harga Pi Network bukan hanya cerminan dari kondisi teknikal dan sentimen pasar yang lemah, tetapi juga risiko tokenomics yang nyata akibat jadwal unlock token yang besar dan berkelanjutan. Likuiditas yang rendah serta kurangnya akses di bursa besar membuat PI rentan terhadap volatilitas dan tekanan jual. Meskipun kondisi oversold bisa memicu rebound sementara, untuk pemulihan yang lebih berkelanjutan, PI perlu mendapatkan listing di bursa besar atau percepatan adopsi ekosistem yang nyata.
Investor dan pengamat pasar sebaiknya memantau ketat level support $0,20 menjelang unlock token besar pada 28 Oktober. Apabila harga mampu bertahan di atas level ini, ada peluang rebound, namun jika gagal, potensi penurunan lebih dalam perlu diwaspadai.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Artikel ini bersifat informatif, bukan ajakan untuk menjual atau membeli. Selalu lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi.
Editor: BobonSyah

