KabarTifa- Harga Pi Network (PI) kembali menunjukkan taringnya dengan kenaikan tipis 0,45% dalam 24 jam terakhir, mencapai $0,241. Kenaikan ini memperpanjang tren positif selama seminggu terakhir sebesar 6,5%, menandakan meningkatnya minat trader di tengah pasar yang lesu.
Beberapa faktor kunci mendorong kenaikan ini, termasuk kemajuan regulasi di Uni Eropa dan kemunculan pola teknikal bullish yang mengindikasikan potensi pembalikan tren.

Kepatuhan terhadap MiCA (Markets in Crypto-Assets Regulation), regulasi kripto terbaru Uni Eropa, menjadi pemicu utama kenaikan harga PI. Pencapaian ini membuka jalan bagi Pi untuk terdaftar di platform perdagangan teregulasi, termasuk OKX Europe, salah satu bursa terbesar di Eropa. Langkah ini memberikan kejelasan regulasi, meminimalkan risiko delisting, dan meningkatkan kepercayaan investor ritel maupun institusional.
Menurut laporan Coinmarketcap, kepatuhan terhadap MiCA sempat memicu lonjakan harga hingga 8% ke $0,26 pada 20 November, sebelum kembali terkonsolidasi ke level saat ini. Meskipun efek lonjakannya mulai mereda, optimisme tetap terjaga karena regulasi MiCA diyakini menjadi pintu masuk bagi adopsi lebih luas di Eropa, terutama bagi 47 juta pengguna potensial yang berada dalam ruang lingkup regulasi tersebut.
Dari sisi teknikal, Pi memperlihatkan tanda-tanda pembalikan tren melalui pembentukan pola Adam & Eve, pola bullish langka yang sering menandai fase bottoming setelah tren turun berkepanjangan. Harga PI saat ini terus bertahan di atas Point of Control (POC) $0,22–$0,23, menunjukkan adanya penyerapan tekanan jual yang kuat.
Indikator teknikal juga mendukung potensi bullish ini. RSI berada di level 55,76, yang menandakan momentum mulai kembali ke sisi buyer. Sementara MACD histogram berada di +0.0024, memperlihatkan sinyal awal bullish crossover.
Pergerakan PI juga dipengaruhi oleh dinamika pasar yang lebih luas, terutama terkait dominasi Bitcoin yang saat ini berada di level 58,6%. Dalam kondisi dominasi tinggi, trader sering melakukan rotasi modal ke altcoin yang dianggap undervalued, dan Pi menjadi salah satu pilihan.
Selama 30 hari terakhir, PI mencatat kenaikan +17,1%, jauh lebih baik dibanding performa BTC yang cenderung stagnan. Selain itu, korelasi mingguan PI terhadap BTC berada di -0.87, artinya PI bergerak berlawanan dengan Bitcoin dan berpotensi menjadi hedge ketika pasar sedang risk-off.
Kenaikan 0,45% dalam 24 jam terakhir memberikan sinyal bahwa kepercayaan pasar mulai kembali ke Pi. Kombinasi faktor regulasi MiCA, pola teknikal bullish, dan rotasi altcoin membantu menopang harga dalam jangka pendek.
Namun risiko tetap perlu diperhatikan, terutama menjelang unlock token senilai $314 juta pada Desember, yang berpotensi menambah tekanan jual. Informasi ini dikutip dari kabartifa.id.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan saran finansial. Selalu lakukan riset mandiri sebelum membuat keputusan investasi.
