KabarTifa- Pi Network (PI) kembali mengalami tekanan jual, dengan penurunan sebesar 1,23% dalam 24 jam terakhir. Tren penurunan ini memperpanjang catatan merah sepanjang bulan, dengan total koreksi mencapai 24,5%. Pelemahan ini dipicu oleh kombinasi tekanan jual berkelanjutan, kekhawatiran investor menjelang unlock token, serta dominasi Bitcoin yang semakin menyedot likuiditas dari pasar altcoin.
Secara teknikal, Pi Network masih tertekan di bawah semua moving average utama. Harga PI saat ini berkutat di angka $0,20, di bawah Simple Moving Average (SMA) 7 hari. Indikator Relative Strength Index (RSI14) menunjukkan angka 27,95, menandakan kondisi oversold yang ekstrem. Meskipun demikian, indikator MACD mulai menunjukkan divergensi bullish tipis, dengan histogram positif sebesar +0,002, yang mengindikasikan potensi pembalikan arah dalam jangka pendek.

Meskipun kondisi oversold biasanya membuka peluang untuk rebound, kurangnya area support kuat di bawah $0,20 meningkatkan risiko penurunan lebih lanjut. Level krusial berikutnya yang perlu diperhatikan adalah zona Fibonacci 78,6% di $0,187, yang berpotensi menjadi area penahan harga. Volume perdagangan harian yang hanya mencapai $17,1 juta (turun 17,7% YoY) juga mencerminkan kurangnya minat pasar dan potensi volatilitas yang lebih tinggi. Untuk mengonfirmasi potensi pembalikan arah, harga PI harus mampu mencetak penutupan harian di atas $0,2086 (Fib 61,8%).
Faktor fundamental yang turut membebani harga PI adalah rencana pelepasan (unlock) lebih dari 116 juta token PI dalam 30 hari ke depan, seperti yang dilaporkan oleh Coinmarketcap. Jumlah ini akan menambah pasokan yang sudah beredar sebanyak 8,28 miliar PI. Data menunjukkan bahwa sekitar 412 juta token PI saat ini tersimpan di bursa, dengan hampir separuhnya berada di Gate.io. Pelepasan token baru ke pasar berpotensi meningkatkan tekanan jual, terutama dari para penambang awal dan tim internal yang mungkin ingin merealisasikan keuntungan atau meminimalkan kerugian.
Dengan harga PI yang telah merosot 88% dari level tertinggi sepanjang masa di tahun 2025, pelepasan token dalam jumlah besar ini dapat memperparah tren negatif. Tanpa dukungan dari bursa besar atau katalis ekosistem yang kuat, tekanan pasokan kemungkinan akan terus menekan harga dalam jangka pendek.
Dominasi Bitcoin yang meningkat menjadi 59,26%, menurut data CoinMarketCap, juga turut memperburuk situasi. Hal ini menandakan adanya arus modal yang keluar dari altcoin menuju aset kripto utama. Indeks Musim Altcoin (Altcoin Season Index) berada di angka 24, menandakan bahwa saat ini adalah fase "Bitcoin Season," di mana performa altcoin jauh tertinggal dari Bitcoin. Sementara itu, Crypto Fear & Greed Index bertahan di level 28 ("Fear"), menunjukkan bahwa sentimen pasar secara umum masih cenderung negatif. Dalam konteks ini, penurunan 1,23% pada PI lebih besar dibandingkan penurunan rata-rata pasar kripto sebesar -0,42%, yang menegaskan sensitivitas tinggi PI terhadap pengetatan likuiditas dan rotasi modal ke aset yang dianggap lebih aman.
Kombinasi antara tekanan teknikal, inflasi pasokan akibat unlock token, dan sentimen makro yang lemah menjadikan Pi Network berada dalam fase yang rentan. Meskipun indikator teknikal menunjukkan potensi stabilisasi jangka pendek, arah dominan masih cenderung menurun hingga muncul katalis positif yang mampu menarik minat pasar kembali. Fokus utama bagi investor dalam beberapa minggu ke depan adalah kemampuan harga PI untuk bertahan di atas level psikologis $0,20 di tengah gelombang unlock token yang besar. Pemantauan terhadap rasio inflow/outflow di bursa juga menjadi kunci untuk menilai apakah tekanan jual dapat diserap oleh pasar atau tidak.
Penurunan terbaru harga Pi Network mencerminkan tekanan fundamental dan teknikal yang terakumulasi di tengah kondisi pasar yang tidak kondusif. Tanpa dukungan volume atau perkembangan ekosistem baru, Pi kemungkinan masih akan menghadapi tantangan dalam mempertahankan nilai di atas $0,20. Namun, jika likuiditas mulai pulih dan tekanan jual berkurang setelah periode unlock, peluang untuk pemulihan jangka pendek tetap terbuka. Informasi lebih lanjut mengenai Pi Network dapat diakses melalui kabartifa.id.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum mengambil keputusan investasi.
