KabarTifa- Harga Pi Network (PI) mengalami koreksi tipis sebesar 1,6% dalam 24 jam terakhir. Penurunan ini terjadi di tengah tren positif pasar kripto global yang justru mencatatkan kenaikan sebesar +1,88%. Performa PI yang kurang memuaskan ini menimbulkan pertanyaan di kalangan investor.
Pelemahan harga PI dipicu oleh berbagai faktor. Sentimen pasar yang didominasi ketakutan (fear), tekanan teknikal, serta mekanisme token unlock harian menjadi pemberat utama yang mengurangi minat beli terhadap PI. Kondisi ini kontras dengan Bitcoin dan Ethereum yang justru berhasil mencatatkan penguatan.

Saat Bitcoin dan Ethereum menunjukkan performa yang solid, PI justru kesulitan untuk mempertahankan posisinya. Minimnya likuiditas memperparah keadaan, membuat PI rentan terhadap tekanan jual. Turnover ratio PI yang hanya 1,45% mengindikasikan bahwa sedikit saja tekanan jual dapat berdampak signifikan pada harganya.
Sentimen pasar yang saat ini didominasi oleh penghindaran risiko (risk-off) juga turut membebani PI. Indeks Crypto Fear & Greed yang berada di angka 15/100 menunjukkan bahwa pasar sedang dalam fase Extreme Fear. Dalam kondisi seperti ini, investor cenderung mengalihkan dana ke aset yang dianggap lebih aman, seperti Bitcoin dan Ethereum.
Dominasi Bitcoin yang meningkat menjadi 58,03% dalam 24 jam terakhir semakin memperkuat indikasi bahwa modal mengalir keluar dari altcoin dan menuju aset dengan kapitalisasi besar. Di tengah apresiasi Bitcoin sebesar +1,5% dan lonjakan Ethereum sebesar +5%, PI justru tertahan dan tertekan akibat likuiditas yang rendah.
Secara teknikal, PI juga menunjukkan sinyal yang kurang menggembirakan. Aset ini gagal mempertahankan level Fibonacci retracement 23,6% di $0.2707 dan kini turun ke area $0.238. Kegagalan breakout pada level kunci ini memicu aksi jual dari para trader jangka pendek.
Indikator RSI berada di 54.41, menandakan momentum yang melemah dan kehilangan dorongan bullish yang sebelumnya terbentuk. Histogram MACD juga menunjukkan indikasi bearish divergence, sinyal klasik bahwa tren naik sudah mulai kehabisan tenaga.
Tekanan dari token unlock harian juga menjadi faktor fundamental yang signifikan. Lebih dari 4 juta token PI kembali dilepas ke sirkulasi hari ini, sesuai dengan jadwal rata-rata unlock 5,5 juta token per hari sepanjang November 2025. Dengan suplai beredar mencapai 8.33 miliar PI, tambahan pasokan harian ini menciptakan tekanan jual yang konsisten.
Meskipun demikian, ada secercah harapan jangka panjang. Data menunjukkan bahwa 381 juta PI dimiliki oleh alamat whale, mengindikasikan bahwa beberapa pemain besar masih mengumpulkan token. Selain itu, proses kepatuhan MiCA memberikan peluang bagi PI untuk masuk ke ekosistem exchange yang teregulasi di Eropa.
Namun, dalam jangka pendek, risiko masih lebih dominan. Pertanyaan utamanya adalah apakah PI mampu bertahan di support $0.232, atau justru melemah lebih jauh mengikuti arus bearish pasar. Informasi ini disajikan oleh kabartifa.id.

