KabarTifa- Selama lebih dari satu dekade, para trader mengandalkan siklus empat tahunan Bitcoin, yang berpusat pada momen halving, untuk memprediksi puncak dan titik terendah harga. Namun, analis kripto VirtualBacon di platform X mengungkapkan bahwa pasar kini telah berubah. Mengikuti pola lama justru berisiko, bahkan bisa membuat investor menjual asetnya terlalu dini.
VirtualBacon menjelaskan, jika teori siklus empat tahun masih relevan, seharusnya Bitcoin (BTC) sudah berada di tengah fase euforia harga, menuju puncak yang signifikan. "Namun kenyataannya, Bitcoin masih stagnan di sekitar US$ 115.000 dan belum mendekati level valuasi jangka panjang seperti power law bands, atau rainbow chart yang sebelumnya akurat," tulis VirtualBacon.

Agar teori siklus empat tahun tetap valid, BTC harus melonjak dari US$ 115.000 ke US$ 200.000 hanya dalam empat bulan. "Mungkin saja terjadi, tapi saya pribadi ragu," tambahnya.
Jika siklus empat tahun masih berlaku, VirtualBacon melihatnya sebagai sinyal bullish, mengindikasikan kenaikan dua kali lipat dari harga saat ini hingga akhir tahun, dan kemungkinan diikuti oleh altseason besar-besaran. Namun, jika siklus ini rusak, puncak harga mungkin tertunda hingga 2025-2026. "Ini tetap bisa bullish, hanya waktunya yang berubah," tegasnya.
Perbedaan mencolok terlihat pada tahun 2017 dan 2021, di mana altseason biasanya muncul setahun setelah halving, ditandai dengan penurunan dominasi BTC. Kali ini, dominasi BTC justru masih meningkat. "Altseason tidak akan dimulai sampai dominasi BTC turun di bawah EMA 50 minggu dan gagal membentuk higher high," jelasnya.
VirtualBacon menekankan bahwa faktor yang lebih penting daripada halving adalah perputaran uang global. Menurutnya, saat ini M2 baru mulai naik, belum ada tanda-tanda euforia likuiditas seperti pada puncak bull run sebelumnya.
Kesimpulannya, VirtualBacon memperingatkan, "Jangan biarkan siklus empat tahunan menentukan strategi trading Anda." Pernyataan ini perlu dipertimbangkan serius oleh para investor kripto.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai nasihat investasi atau saran trading. Investasi di mata uang kripto memiliki risiko tinggi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang Anda alami.
