KabarTifa- MicroStrategy, perusahaan yang kini dikenal sebagai Strategy, merayakan lima tahun sejak pembelian Bitcoin pertamanya. Keputusan berani ini mengubah total nasib perusahaan yang sebelumnya terpuruk selama dua dekade. Sejak 2020, harga sahamnya melesat hampir 2.600 persen!
Perjalanan ini dimulai pada 11 Agustus 2020, ketika Michael Saylor, pendiri Strategy, mengumumkan strategi baru: membeli Bitcoin. Langkah awal berupa pembelian 21.454 BTC senilai US$ 250 juta. Lima tahun kemudian, kepemilikan Bitcoin Strategy membengkak menjadi 628.791 BTC, senilai US$ 46 miliar – kepemilikan terbesar di dunia, baik untuk perusahaan publik maupun privat. "Jika Anda tidak berhenti membeli Bitcoin, Anda tidak akan berhenti menghasilkan uang," tulis Saylor di X, Minggu lalu, seraya memamerkan grafik pembelian BTC perusahaan.

Dari Puncak ke Jurang dan Kembali Lagi
Berdiri sejak 1989, Strategy sempat menjadi bintang era dot-com, mencapai puncak harga saham US$ 313 pada Maret 2000. Namun, skandal penggelembungan pendapatan tahun 1998-1999 menghancurkan reputasi mereka. Saham anjlok lebih dari 60 persen dalam sehari, disusul tuntutan hukum dan denda dari SEC.
Selama dua dekade berikutnya, harga saham Strategy merana di kisaran US$ 10-US$ 20, bahkan sempat jatuh di bawah 50 sen. Namun, pembelian Bitcoin mengubah segalanya. Dalam setahun, harga saham melesat empat kali lipat menjadi US$ 70, seiring dengan kenaikan harga Bitcoin dari US$ 11.500 menjadi US$ 50.000. Puncaknya terjadi pada 11 November 2024, ketika harga saham MSTR menembus US$ 340 seiring Bitcoin mencapai rekor di atas US$ 80.000, memecahkan rekor 24 tahun perusahaan.
Target US$ 84 Miliar
Saylor kini menargetkan penggalangan dana US$ 84 miliar dalam dua tahun untuk terus mengakuisisi Bitcoin. Keuntungan yang belum terealisasi dari kepemilikan Bitcoin saat ini diperkirakan mencapai sekitar US$ 28,8 miliar. Meskipun Strategy masih rutin menambah kepemilikan Bitcoin (terakhir pada 29 Juli dengan 21.021 BTC), perusahaan juga menyatakan kemungkinan penjualan sebagian aset untuk melunasi utang miliaran dolar.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai rekomendasi investasi. Investasi di aset kripto sangat berisiko. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi.

