KabarTifa- Lebih dari sekadar raksasa teknologi, Samsung telah membuktikan dirinya sebagai mitra strategis Indonesia selama lebih dari tiga dekade. Bukan hanya inovasi produk yang mereka tawarkan, tetapi juga komitmen nyata dalam membangun ekosistem teknologi dalam negeri, menciptakan lapangan kerja, dan memberdayakan generasi muda. KabarTifa.id mengulas kiprah Samsung yang jauh melampaui penjualan smartphone.
Keberhasilan Samsung di Indonesia tak lepas dari pabrik smartphone dan tabletnya di Cikarang yang beroperasi sejak 2015. Pabrik ini bukan hanya memenuhi kebutuhan domestik, tetapi juga mengekspor lebih dari 12 juta unit ke negara-negara tetangga sejak 2015 hingga 2024, memberikan kontribusi signifikan terhadap devisa negara. Komitmen terhadap program Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) juga terlihat jelas melalui Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tinggi pada produk-produknya, seperti Galaxy A26 5G (40,3%), Galaxy A56 5G dan A36 5G (39,6%), serta Galaxy S25 Series (37,5%).

Namun, cerita sukses Samsung di Indonesia jauh lebih luas dari sekadar produksi. Lebih dari 11.000 orang Indonesia bekerja di berbagai divisi Samsung, mulai dari riset dan pengembangan hingga penjualan dan purna jual. Samsung Research Institute Indonesia (SRIN), hadir sejak 2012, berperan penting dalam pengembangan aplikasi dan software yang disesuaikan dengan kebutuhan lokal dan global, termasuk pengembangan dukungan Bahasa Indonesia untuk Galaxy AI. SRIN juga menjadi wadah transfer pengetahuan dan teknologi antara talenta muda Indonesia dengan para ahli di Samsung Research di Korea Selatan dan negara lain.
Program Corporate Social Responsibility (CSR) Samsung juga patut diapresiasi. Selama lebih dari 10 tahun, Samsung Innovation Campus (SIC) dan Samsung Solve for Tomorrow (SFT) telah memberdayakan lebih dari 51.000 siswa dan 50.000 guru melalui pelatihan coding, programming, IoT, dan AI. Lebih dari itu, Samsung telah berkolaborasi dengan lebih dari 20 universitas dan melaksanakan 139 program pelatihan SDM, termasuk program magang bagi talenta lokal. Komitmen lingkungan juga ditunjukkan melalui restorasi terumbu karang di Bali, menanam lebih dari 11.000 fragmen terumbu karang.
Harry Lee, President Samsung Electronics Indonesia, menegaskan komitmen berkelanjutan perusahaan untuk Indonesia. "Ke depan, Samsung akan terus menghadirkan lebih banyak inovasi dan inisiatif yang bermanfaat untuk membantu keseharian hidup masyarakat Indonesia," ujarnya. Lebih dari sekadar bisnis, Samsung telah menjadi bagian integral dari perkembangan teknologi dan ekonomi Indonesia, sebuah kisah sukses yang patut diacungi jempol.