KabarTifa- Minat investor institusional terhadap Bitcoin Exchange-Traded Fund (ETF) meledak di kuartal kedua 2025. Data Bloomberg Intelligence per 25 Agustus mengungkapkan investasi institusional mencapai rekor US$ 33,6 miliar. Lonjakan ini didorong oleh pembelian masif sejumlah 57.375 Bitcoin oleh berbagai investor institusi.
Yang paling mencolok adalah peran investment advisor. Mereka mendominasi dengan pembelian lebih dari 37.156 BTC (senilai US$ 17,4 miliar), hampir dua kali lipat investasi hedge fund yang mencapai US$ 9 miliar. Hal ini menjadikan investment advisor sebagai pemegang terbesar Bitcoin ETF, melampaui gabungan kepemilikan hedge fund, broker, dan perusahaan holding.

Data rinci menunjukkan peningkatan eksposur Bitcoin di hampir semua kategori institusi, kecuali dana pensiun yang masih bersikap hati-hati. Namun, James Seyffart, analis ETF Bloomberg, mengingatkan bahwa data ini hanya mewakili sebagian kecil pasar. Laporan 13F (laporan wajib) hanya mencakup sekitar 25% dari total saham Bitcoin ETF yang beredar. Artinya, investor ritel masih menjadi pemain utama di balik layar, memegang sekitar 75% sisanya.
Meskipun demikian, angka ini menunjukkan adopsi Bitcoin yang semakin masif di kalangan institusi. Harga Bitcoin sendiri, menurut Coingecko pada 27 Agustus 2025, mencapai US$ 111.177, naik 1,2% dalam 24 jam terakhir.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai saran investasi atau trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan pembaca.
