KabarTifa- Solana Mobile secara resmi menghentikan dukungan untuk ponsel kripto pertamanya, Solana Saga, hanya dua tahun setelah peluncurannya. Perusahaan mengumumkan bahwa perangkat Android tersebut tidak akan lagi menerima pembaruan perangkat lunak atau patch keamanan, menandai akhir dari eksperimen ambisius di dunia Web3. Keputusan ini mengakhiri riwayat salah satu perangkat yang sempat menggemparkan dunia kripto.
Perwakilan komunitas Solana Mobile mengumumkan melalui Discord, "Pembaruan perangkat lunak dan patch keamanan tidak lagi tersedia untuk perangkat Saga. Terima kasih kepada semua pengguna Saga yang telah berpartisipasi dalam perjalanan ini." Dengan pengumuman ini, sekitar 20.000 unit Saga yang pernah diproduksi kini resmi berstatus end of support. Pengguna masih dapat menggunakan perangkat mereka, tetapi tanpa pembaruan keamanan dan hanya akan menerima bantuan untuk pertanyaan umum.

Menurut laporan dari Decrypt, pembaruan terakhir yang diterima Saga adalah Android 14 dan patch keamanan terakhir pada November 2024.
Awalnya, Solana Saga kurang diminati saat pertama kali dirilis pada April 2023. Ponsel ini menawarkan fitur unik seperti seed vault untuk keamanan aset kripto dan toko aplikasi terdesentralisasi. Namun, penjualan awal sangat lambat. Semuanya berubah ketika airdrop kripto eksklusif untuk pemilik Saga melonjak nilainya, memicu gelombang pembelian. Beberapa pengguna bahkan mendapatkan hadiah bernilai ribuan dolar dari airdrop tersebut.
Namun, euforia ini tidak bertahan lama. Dalam waktu singkat, Saga dianggap "usang," jauh lebih cepat daripada standar dukungan perangkat dari perusahaan teknologi besar seperti Apple atau Google, yang biasanya mencapai tujuh tahun.
Menurut DLNews, Solana Mobile telah mengakhiri dukungan pembaruan perangkat lunak dan keamanan untuk ponsel Saga, yang secara efektif mengakhiri siklus hidupnya hanya dua tahun setelah peluncuran. Beberapa unit yang belum dibuka masih dijual dengan harga tinggi di pasar sekunder. Solana Mobile meluncurkan– Wu Blockchain (@WuBlockchain) 21 Oktober 2025
Dengan berakhirnya dukungan untuk Saga, Solana Mobile kini sepenuhnya fokus pada generasi penerusnya: Solana Seeker. Perangkat ini dijual dengan harga yang lebih terjangkau, sekitar $500, setengah dari harga peluncuran Saga. Versi baru ini langsung populer, dengan lebih dari 150.000 pre-order sejak pengumuman.
Solana Seeker mempertahankan fitur khas seperti Seed Vault, tetapi dengan peningkatan signifikan seperti SeekerID dan toko aplikasi Web3 yang diperbarui. Solana Mobile juga menyiapkan token ekosistem baru bernama SKR, yang diharapkan menjadi insentif bagi pengguna dan pengembang di dalam ekosistem Seeker.
Meskipun "pensiun dini," Solana Saga tetap menjadi pionir sebagai ponsel kripto pertama yang diproduksi secara massal. Keberhasilannya membuka jalan bagi perangkat Web3 berikutnya, seperti Seeker, yang kini menjadi jembatan utama antara dunia blockchain dan pengguna mobile. Solana Saga mungkin telah berakhir, tetapi warisannya jelas: menyatukan dunia kripto dan teknologi mobile bukan lagi sekadar mimpi, tetapi langkah nyata menuju masa depan Web3. Informasi ini dilansir dari kabartifa.id.
Baca juga: ETF Jadi Penentu, Akankah Solana Oktober Ini Reli 30%?
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
