KabarTifa- Lucie, marketing lead Shiba Inu, baru-baru ini membuat pernyataan mengejutkan di X (sebelumnya Twitter). Ia mengklaim SHIB telah menggeser Dogecoin sebagai "koin rakyat", sekaligus mengakui rendahnya minat developer untuk membangun di jaringan Shibarium. Namun, strategi baru untuk membakar token SHIB diungkapnya sebagai solusi.
Lucie menjelaskan bahwa kendala utama pengembangan di ekosistem Shiba Inu adalah biaya. Berbeda dengan Ethereum atau Cardano, Shiba Inu tak memiliki kas khusus untuk mendanai proyek baru. "Setiap proyek untuk SHIB harus menghasilkan pendapatan sendiri," tegasnya.

Solusi yang ditawarkan adalah pengembangan gim. Gim ini memungkinkan pemain mendapatkan token SHIB sambil berkontribusi pada pembakaran koin melalui transaksi di Shibarium. "Shibarium membakar SHIB setiap transaksi, dan Anda bisa menggunakan SHIB untuk bermain dan menang di gim-gim tersebut," tambah Lucie.
Klaim SHIB sebagai "koin rakyat" menarik perhatian, mengingat Dogecoin juga pernah dijuluki demikian oleh Elon Musk. Namun, kapitalisasi pasar keduanya berbeda signifikan. Dogecoin berada di peringkat 8 CoinMarketCap (US$ 35,4 miliar), sementara Shiba Inu di peringkat 29 (US$ 7,9 miliar). Meski begitu, harga SHIB mengalami kenaikan 5,2% dalam 24 jam terakhir (data Coingecko, 9/8/2025), mencapai US$ 0,00001355.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif. Konten di kabartifa.id bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

