KabarTifa- Pasar kripto masih lesu, namun Shiba Inu (SHIB), token meme populer, justru menunjukkan sinyal positif yang mengejutkan. Data dari platform pelacak on-chain Shibburn menunjukkan lonjakan burn rate SHIB hingga 12.285,94 persen dalam 24 jam—peningkatan harian terbesar dalam beberapa bulan terakhir. Informasi ini didapatkan dari kabartifa.id.
Sebanyak 12.385.936 SHIB dibakar permanen pada 20 Juni. Ini menandakan kebangkitan strategi deflasi SHIB yang sempat meredup. Setelah beberapa minggu aktivitas pembakaran yang relatif tenang, lonjakan lima digit ini membuktikan bahwa mekanisme deflasi proyek masih aktif dan berkembang. Komunitas dan tim pengembang terus mengirimkan token ke alamat tak terakses, menghapusnya dari peredaran.

Total pasokan SHIB yang beredar kini menyusut menjadi 584.525.215.730.881 token. Strategi ini memperkuat komitmen tim Shiba Inu terhadap kelangkaan, kunci peningkatan nilai jangka panjang SHIB.
Meskipun burn rate melonjak, harga SHIB belum menunjukkan reaksi signifikan dan masih di zona merah. Namun, investor berharap lonjakan ini menjadi pemicu teknikal pemulihan harga jangka pendek. Burn rate tinggi seringkali menandakan peningkatan aktivitas on-chain dan minat komunitas. Jika tren berlanjut, tekanan jual bisa berkurang, membuka peluang kenaikan harga.
Pembakaran token merupakan bagian integral roadmap jangka panjang Shiba Inu, bukan sekadar aksi simbolis. Jika pasokan SHIB terus menyusut, ini akan berdampak langsung pada dinamika permintaan dan penawaran. Lonjakan burn rate ini berpotensi menjadi katalis, terutama jika diikuti oleh faktor-faktor pendukung lainnya. Namun, perlu diingat bahwa harga semua altcoin tetap bergantung pada pergerakan Bitcoin.
Disclaimer: Semua konten di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
