KabarTifa- Bitcoin (BTC), meski terdesentralisasi, ternyata dikuasai segelintir pemain besar. Analisis terbaru dari Yazan di X (sebelumnya Twitter) mengungkap entitas-entitas yang menguasai sebagian besar pasokan BTC yang beredar. Daftarnya mencakup nama-nama raksasa teknologi, keuangan, bahkan pemerintahan. Prediksi ini berdasarkan data terkini yang dihimpun hingga Juni 2025.
Berikut 8 pemegang Bitcoin teratas di dunia versi Yazan:

-
Satoshi Nakamoto: Diperkirakan menguasai 1,1 juta BTC (sekitar $114 miliar). Identitas sebenarnya Satoshi Nakamoto masih menjadi misteri hingga saat ini.
-
Coinbase: Menyimpan sekitar 983.000 BTC ($103 miliar). Perlu dicatat, sebagian besar BTC yang dimiliki Coinbase merupakan aset milik jutaan pengguna ritel yang disimpan di platform tersebut.
-
Binance: Mengendalikan sekitar 619.000 BTC ($65 miliar). Sama seperti Coinbase, kepemilikan Binance juga mencakup aset pelanggan.
-
BlackRock: Raksasa manajemen investasi ini diperkirakan memiliki 600.000 BTC ($63 miliar). Investasi BlackRock di Bitcoin menandakan kepercayaan institusi besar terhadap aset kripto ini.
-
Strategy: Perusahaan investasi ini memiliki sekitar 449.000 BTC ($47 miliar).
-
Fidelity: Institusi keuangan ternama ini diperkirakan menguasai 346.000 BTC ($36 miliar).
-
Grayscale: Manajer aset digital ini memiliki sekitar 218.000 BTC ($23 miliar). Sebagian besar aset Grayscale juga merupakan aset klien.
-
Pemerintah AS: Diperkirakan memiliki 196.000 BTC ($20 miliar). Kepemilikan ini menunjukkan minat pemerintah terhadap Bitcoin sebagai aset strategis.
Implikasi Kepemilikan Terpusat:
Konsentrasi kepemilikan Bitcoin di tangan segelintir pemain besar berpotensi menimbulkan dampak signifikan terhadap volatilitas harga dan stabilitas pasar. Namun, penting untuk diingat bahwa banyak BTC yang dimiliki entitas seperti Coinbase dan Grayscale merupakan aset kustodial milik pengguna ritel, bukan kepemilikan langsung institusi.
Persaingan memperebutkan Bitcoin diperkirakan akan semakin ketat di tahun-tahun mendatang. Pertarungan ini bukan hanya antara investor individu, tetapi juga institusi besar dan bahkan pemerintah. Dengan pasokan terbatas hanya 21 juta koin, Bitcoin semakin menarik minat sebagai aset investasi alternatif, bahkan menggeser posisi emas dan saham.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau ajakan trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. Lakukan riset mendalam sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
