KabarTifa- Solana (SOL) sedang naik daun! Setelah meroket hampir 30 persen dalam sebulan terakhir, mata uang kripto ini diprediksi siap menyentuh level tertinggi tahun 2025. Prediksi berani ini datang dari Matt Hougan, Chief Investment Office Bitwise, yang melihat potensi reli besar di akhir tahun. Menurut Hougan, yang dikutip kabartifa.id, formula kesuksesan Solana mengikuti jejak Bitcoin dan Ethereum: permintaan tinggi dari produk ETP (exchange-traded products) dan pembelian korporat yang melampaui penambahan pasokan token baru.
Hougan menjelaskan, Bitcoin pernah mengalami lonjakan dari US$ 40.000 ke lebih dari US$ 115.000 berkat mekanisme ini. Ethereum pun mengalami kenaikan tiga kali lipat setelah dilirik lembaga keuangan besar. Kini, Solana diyakini akan merasakan dampak serupa. Buktinya? Beberapa manajer aset raksasa seperti Bitwise, Grayscale, VanEck, Franklin Templeton, Fidelity, dan Invesco/Galaxy telah mengajukan izin peluncuran ETP spot Solana. Keputusan dari Komisi Sekuritas dan Bursa (SEC) Amerika akan keluar pada 10 Oktober 2025.

Jika disetujui, kuartal keempat 2025 berpotensi menjadi saksi peluncuran beberapa ETP SOL secara bersamaan. Ini akan menjadi pintu masuk bagi investor institusional dan ritel, mengulangi sukses yang pernah dinikmati Bitcoin dan Ethereum. Dukungan korporasi juga terlihat kuat. Galaxy Digital, Jump Crypto, dan Multicoin Capital baru saja menginvestasikan US$ 1,65 miliar ke Forward Industries, perusahaan publik yang fokus pada pembelian dan staking SOL. Menariknya, Kyle Samani, pendiri Multicoin dan pendukung setia Solana, ditunjuk sebagai ketua dewan Forward Industries. Perannya diprediksi akan menjadi kunci bagi Solana, mirip Michael Saylor untuk Bitcoin dan Tom Lee untuk Ethereum.
Hougan juga menekankan kekuatan teknis Solana. Blockchain ini mampu memproses aset tokenisasi, stablecoin, dan DeFi dengan kecepatan finalitas transaksi hanya 150 milidetik – jauh lebih cepat dari jaringan lain. Biaya transaksi yang murah dan tanpa perlu solusi Layer-2 membuat Solana siap menangani volume transaksi tinggi. Meskipun ada kekhawatiran soal sentralisasi, Hougan berpendapat, kapitalisasi pasar Solana yang relatif kecil (US$ 116 miliar, atau 1/20 dari Bitcoin) justru menjadi keuntungan. Arus masuk dana akan berdampak lebih besar. Investasi US$ 1,65 miliar ke Forward Industries, misalnya, setara dengan inflow US$ 33 miliar ke Bitcoin dalam hal dampaknya. Meskipun inflasi tahunan SOL mencapai 4,3 persen, Hougan yakin momentum permintaan yang kuat akan mampu mengimbanginya.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai saran investasi atau trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi.
