KabarTifa- Pasar kripto kembali bergejolak, kali ini menimpa Somnia (SOMI). Dalam 24 jam terakhir, harga SOMI terkoreksi tajam hingga -10.27%, menyentuh level $0.881 per token, setara dengan Rp14.000. Padahal, sebelumnya sempat mencapai puncak harian di $1.10, sebelum akhirnya merosot mendekati level support di $0.74.
Menariknya, di tengah penurunan harga ini, volume perdagangan SOMI justru meledak hingga mencapai $1.41 miliar (Rp 22,4 triliun). Lonjakan volume yang fantastis ini mengindikasikan adanya aksi jual besar-besaran, sekaligus mencerminkan volatilitas ekstrem yang sedang melanda SOMI.

Meskipun harga sedang tertekan, SOMI sebenarnya masih mencatatkan performa positif dalam jangka menengah. Dalam 30, 60, hingga 90 hari terakhir, token ini secara konsisten mengalami kenaikan hingga +27.10% dibandingkan periode sebelumnya. Penurunan harian ini bisa jadi merupakan fase konsolidasi wajar setelah reli singkat.
Analis menduga, penurunan ini bisa disebabkan oleh aksi profit taking setelah kenaikan harga sebelumnya. Selain itu, sentimen pasar yang sedang bearish juga turut memengaruhi pergerakan harga SOMI.
Secara teknikal, jika harga SOMI mampu bertahan di atas level support $0.74, peluang rebound menuju $1.00-$1.20 masih terbuka lebar. Namun, jika terjadi breakdown, SOMI berpotensi meluncur ke area psikologis $0.60.
Penurunan harga SOMI sebesar 10% dalam sehari tidak serta merta menandakan fundamental proyek yang melemah. Sebaliknya, lonjakan volume perdagangan yang sangat besar justru menunjukkan minat pasar yang masih tinggi terhadap aset ini.
Bagi investor jangka pendek, kondisi ini perlu diwaspadai karena volatilitas ekstrem dapat menghadirkan risiko besar. Namun, bagi investor jangka panjang, koreksi tajam seperti ini bisa menjadi peluang akumulasi sebelum harga kembali mencoba menuju level tertingginya.
Dengan kapitalisasi pasar $141 juta dan potensi penuh mencapai $875 juta, SOMI masih menyimpan ruang pertumbuhan yang cukup besar. Selama mampu bertahan di atas support kunci, proyek ini tetap menarik untuk dipantau di kuartal berikutnya. Informasi ini dilansir dari kabartifa.id.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

