Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Strategi Baru Para Raja Bitcoin?
    Crypto

    Strategi Baru Para Raja Bitcoin?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini14-05-2025 - 13.45Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Strategi Baru Para Raja Bitcoin?
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Data terbaru dari Glassnode, perusahaan analitik blockchain terkemuka, mengungkap pergeseran signifikan dalam strategi investasi Bitcoin. Para "whale" atau investor dengan kepemilikan lebih dari 10.000 BTC, yang sebelumnya mendominasi pasar dengan pembelian agresif, kini tampak mengurangi aktivitasnya.

    Berdasarkan postingan Glassnode di X (sebelumnya Twitter), grafik tren akumulasi menunjukkan skor akumulasi "ultra whale" mendekati 0,5—mengindikasikan posisi netral. Mereka seakan menunggu momentum tepat atau mengamankan aset. Berbeda dengan "ultra whale", kelompok pemegang Bitcoin menengah (1.000-10.000 BTC) justru menunjukkan aktivitas pembelian yang tinggi, dengan skor mendekati 0,9. Kelompok pemegang 100-1.000 BTC juga aktif membeli (skor sekitar 0,8). Sebaliknya, pemilik dompet kecil (kurang dari 10 BTC) cenderung melakukan penjualan, mungkin untuk mengamankan keuntungan atau menghindari risiko.

    Strategi Baru Para Raja Bitcoin?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Pergeseran ini terlihat jelas sejak pertengahan 2024. Saat harga Bitcoin mendekati US$ 70.000, investor menengah, bukan "whale", yang memimpin pembelian. Fenomena ini mengindikasikan pergeseran dinamika pasar, di mana pergerakan Bitcoin ke depan mungkin lebih dipengaruhi oleh investor menengah.

    Data Santiment, platform analitik blockchain lain, memperkuat temuan ini. Dalam 30 hari terakhir, dompet dengan kepemilikan 10-10.000 BTC telah menambah sekitar 81.300 BTC. CryptoQuant juga mencatat penurunan pasokan Bitcoin di bursa besar (10.000 BTC) antara 5-10 Mei.

    Perubahan strategi para pemain besar ini menimbulkan pertanyaan menarik tentang masa depan Bitcoin. Apakah ini pertanda koreksi pasar atau justru strategi jangka panjang? Hanya waktu yang akan menjawabnya.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleBitcoin Tembus US$104.000! Inflasi AS Jadi Kunci?
    Next Article Sony Xperia 1 VII: Kamera Canggih, Harga Selangit?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    LUNC Terbang Tinggi! Harga Meroket 86% dalam Semalam

    06-12-2025 - 19.15
    Crypto

    KabarTifa- Harga aset kripto Fusionist (ACE) melonjak tajam, mencuri perhatian para investor. Dalam 24 jam terakhir, ACE mencatatkan kenaikan harga yang signifikan, mencapai 31%, dengan volume perdagangan yang meledak hingga 400% dari kapitalisasi pasarnya.

    06-12-2025 - 19.00
    Crypto

    Pi Network Anjlok! Token Unlock Jadi Biang Kerok?

    06-12-2025 - 13.00
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2025 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.