KabarTifa- Solana Mobile mengumumkan peluncuran token ekosistem SKR pada Januari 2026. Namun, kabar baik ini dibayangi temuan kerentanan fatal pada smartphone Solana Seeker. Tim keamanan Ledger menemukan celah tingkat chip yang tak bisa diperbaiki.
Token SKR akan memiliki total suplai 10 miliar. Distribusinya akan diumumkan lengkap pada konferensi Solana Breakpoint, 11-13 Desember. Token ini diharapkan jadi fondasi pertumbuhan Solana dApp Store, yang kini menampung lebih dari 100 proyek. SKR juga berperan penting dalam sistem "Guardians" untuk keamanan dan moderasi aplikasi. Solana Mobile, Helius Labs, Double Zero, dan Triton One akan menjadi Guardian pertama.

Di sisi lain, Ledger menemukan kerentanan serius pada chip MediaTek Dimensity 7300 (MT6878) di Seeker. Peretas berpotensi mengambil alih perangkat. Insinyur Ledger, Charles Kristen dan Leo Benito, berhasil melakukan serangan dengan denyut elektromagnetik, melewati lapisan proteksi chip. "Tidak ada cara aman menyimpan private key di perangkat ini," tegas mereka. Celah ini tak bisa diperbaiki dengan update software.
Meski tingkat keberhasilan serangan kecil (0,1%-1%), percobaan otomatis setiap detik membuat peretasan mungkin berhasil dalam menit. "Kami bisa melakukan satu percobaan serangan per detik, lalu mengulang jika gagal," jelas insinyur Ledger.
MediaTek menyatakan chip MT6878 tak dirancang untuk serangan elektromagnetik, sehingga ancaman tersebut di luar spesifikasi keamanan. Ini bukan pertama kalinya kerentanan chip ditemukan pada ponsel Solana. November 2023, analis CertiK menemukan kelemahan kritis pada model Saga.
Editor: BobonSyah
