KabarTifa- Koleksi NFT Pudgy Penguins baru saja merayakan hari jadinya yang keempat, menandai tonggak penting yang mengukuhkan posisinya sebagai salah satu kisah kebangkitan paling fenomenal di dunia NFT. Dari gejolak internal komunitas hingga peluncuran token sendiri, Pudgy Penguins membuktikan bahwa proyek Web3 memiliki potensi untuk bangkit, berkembang, dan menghasilkan keuntungan yang signifikan.
Pudgy Penguins pertama kali diluncurkan pada 22 Juli 2021, dengan total 8.888 NFT yang dijual dengan harga 0,03 ETH. Koleksi ini langsung menjadi sensasi dan menjadi simbol dari ledakan popularitas NFT, bahkan sampai diliput oleh media ternama seperti New York Times.

Namun, seiring berjalannya waktu, arah proyek ini dianggap mengecewakan oleh sebagian pihak. Komunitas mulai merasa frustrasi, dan harga dasar (floor price) pun mengalami penurunan drastis. Puncaknya, para pemilik NFT sepakat untuk menggulingkan tim pendiri yang ada.
Pada April 2022, seorang pengusaha bernama Luca Netz mengambil alih kepemilikan seluruh aset Pudgy Penguins dengan nilai 750 ETH atau setara dengan US$ 2,5 juta pada saat itu. Sejak akuisisi tersebut, harga dasar NFT ini langsung melonjak tajam, dari 0,7 ETH menjadi 2,5 ETH, dan terus mengalami peningkatan.
Netz tidak hanya menyelamatkan proyek ini, tetapi juga mengubahnya menjadi Igloo Inc, sebuah perusahaan yang kini mengelola berbagai produk fisik, kolaborasi, dan proyek baru, termasuk token kripto PENGU.
Token PENGU, yang berbasis di jaringan Solana, diluncurkan pada Desember 2024. Token ini dapat diklaim oleh para pemilik NFT Pudgy Penguins. Setelah mencapai puncak harga di US$ 0,05738 pada 17 Desember 2024, harga PENGU sempat mengalami penurunan yang signifikan. Namun, para investor yang jeli dan memiliki keyakinan pada komunitas justru memanfaatkan momen tersebut untuk membeli di harga rendah.
Saat ini, PENGU mengalami kenaikan sebesar 28 persen dalam tujuh hari terakhir, menjadikannya salah satu aset kripto dengan pertumbuhan tertinggi di antara 50 kripto terbesar. Kapitalisasi pasarnya kini mencapai US$ 2,5 miliar, menempatkannya di peringkat ke-43 secara global.
Di bawah kepemimpinan Netz, Pudgy Penguins telah melakukan ekspansi yang pesat ke sektor produk fisik. Berbagai merchandise bermerek Pudgy kini tersedia di lebih dari 10.000 toko, termasuk jaringan ritel besar seperti Walmart, Target, Five Below, Walgreens, dan Amazon.
Perusahaan ini juga telah menjalin kemitraan dengan merek-merek ternama seperti Scrub Daddy, PEZ, dan Nascar, serta memberikan kode bahwa akan ada pengumuman kolaborasi besar pada kuartal keempat tahun ini.
Disclaimer: Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan saran investasi atau trading. Investasi dalam aset kripto memiliki risiko tinggi. Lakukan riset mendalam sebelum membuat keputusan investasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang Anda alami.

