KabarTifa- Token TRUMP, koin meme milik Donald Trump, tengah diterpa badai. Analisis on-chain terbaru mengungkap aktivitas penjualan terkoordinasi senilai US$1 juta hanya dalam beberapa jam terakhir. Ini menambah daftar panjang aksi jual besar-besaran yang diduga dilakukan oleh tim pengembang proyek. Informasi ini dihimpun dari kabartifa.id, mengutip cryptonews.com.
Delapan hari sebelumnya, tercatat transaksi besar lainnya: 744.971 token TRUMP senilai US$8 juta dipindahkan dari Meteora Vault Authority melalui multisig Squads—struktur yang diduga dikelola tim inti proyek. Sejak diluncurkan 17 Januari 2025 dengan harga US$0,18, TRUMP sempat melesat ke US$75,35 dalam 48 jam—lonjakan yang kini disebut sebagai pump and dump klasik. Namun, euforia itu sirna. Harga anjlok ke US$31 dalam empat hari, terus merosot hingga US$7,50 pada awal April. Saat ini, harganya sekitar US$11,09, atau 0,85% di bawah harga tertinggi sepanjang masa (ATH).

Aktivitas penjualan ini bukan yang pertama. Pada April, data on-chain menunjukkan tim TRUMP memindahkan likuiditas senilai US$4,6 juta ke akun Coinbase Prime, beberapa hari sebelum unlock token pertama. Mei lalu, situasi semakin memburuk. Lookonchain mencatat transfer US$47 juta ke bursa seperti Binance, OKX, dan Bybit. Puncaknya, US$20 juta dilepas ke pasar dalam sehari pada 29 April, termasuk 700.000 token ke Binance. Stalkchain mengungkap pola likuidasi sistematis.
Dompet utama masih memegang 645.072 token (lebih dari US$7 juta), mengindikasikan tekanan jual belum berakhir. Yang lebih mengkhawatirkan, ini terjadi menjelang unlock token senilai US$520 juta pada 18 Juli. Saat ini, baru 26,48% dari total pasokan yang beredar. Unlock ini berpotensi menambah 200% pasokan ke pasar, yang secara historis berdampak negatif pada harga. Waspadalah terhadap risiko investasi yang tinggi.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif. Bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. KabarTifa tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
