KabarTifa- XRP menunjukkan performa yang mengesankan, melampaui Bitcoin (BTC) di tengah meningkatnya minat dari investor institusional dan harapan akan hadirnya ETF spot. Saat ini, harga XRP stabil di atas $2,6, mencatat kenaikan signifikan sebesar 9,25% dalam seminggu terakhir, jauh melampaui kenaikan BTC yang hanya 2,52%.
Reli XRP ini didorong oleh beberapa faktor kunci. Pertama, pengumuman perubahan nama Hidden Road menjadi Ripple Prime oleh Ripple, yang menandakan komitmen perusahaan untuk memperluas jangkauan layanannya. Kedua, rencana Evernorth untuk mengalokasikan dana cadangan sebesar $1 miliar dalam bentuk XRP, yang menunjukkan kepercayaan besar terhadap potensi aset digital ini.

Langkah-langkah ini memperkuat keyakinan pasar bahwa permintaan dari institusi besar akan terus meningkat, terutama setelah SEC membatalkan banding dalam kasus Ripple yang sebelumnya sempat membebani pasar. CEO Ripple, Brad Garlinghouse, juga menegaskan bahwa XRP semakin relevan dalam menjembatani kesenjangan antara ekosistem DeFi dan TradFi.
Optimisme pasar juga dipicu oleh perkembangan positif di sektor ETF. Rex-Osprey XRP ETF (XRPR) berhasil mencatatkan nilai AUM (Asset Under Management) lebih dari $100 juta pada 23 Oktober 2025, menandakan meningkatnya minat terhadap eksposur spot XRP. CEO Canary Capital, Steven McClurg, bahkan memproyeksikan potensi arus masuk ETF XRP spot bisa mencapai $5-10 miliar dalam bulan pertama, menjadikannya salah satu ETF paling sukses jika terealisasi. Selain itu, volume berjangka XRP di CME Group terus melonjak sejak peluncurannya pada Mei 2025, memperkuat indikasi minat dari pelaku institusi besar.
Secara teknikal, XRP berhasil menguat 3,42% menjadi $2,5967 pada Sabtu, 25 Oktober, melampaui EMA 200 hari. Analis menilai bahwa penembusan di atas $2,62 dapat membuka jalan menuju level psikologis $3, terutama jika didorong oleh sentimen positif dari pasar ETF dan lisensi Ripple di AS.
Beberapa katalis eksternal juga berpotensi memengaruhi harga XRP dalam waktu dekat, termasuk perkembangan regulasi kripto di AS, sentimen pasar terhadap aset digital secara umum, dan adopsi XRP oleh lembaga keuangan besar. Jika kombinasi faktor positif ini terwujud, XRP berpotensi menembus $3 dan melanjutkan reli menuju $3,6.
Namun, investor juga perlu mewaspadai skenario bearish. Jika sentimen pasar memburuk atau terjadi tekanan jual yang signifikan, harga XRP bisa jatuh di bawah $2,5 dan menguji support $2,35. Meski tantangan makro seperti politik AS dan ketegangan dagang global masih membayangi, momentum ETF dan ekspansi Ripple Prime menjadikan XRP salah satu aset paling menarik di pasar kripto saat ini. Selama tren institusional dan utilitas XRP terus menguat, target $3 bukan sekadar mimpi, tetapi peluang yang semakin nyata.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Artikel ini hanya bersifat informatif, bukan ajakan untuk membeli atau menjual aset kripto. Selalu lakukan riset mandiri sebelum berinvestasi.

