Close Menu
    FacebookX (Twitter)Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    FacebookX (Twitter)InstagramPinterestVimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Rahasia Beli Dip Bitcoin: Hindari Jebakan!
    Crypto

    Rahasia Beli Dip Bitcoin: Hindari Jebakan!

    Tifa AnggrainiByTifa Anggraini07-06-2025 - 13.15Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Rahasia Beli Dip Bitcoin: Hindari Jebakan!
    Share
    FacebookTwitterLinkedInPinterestEmail

    KabarTifa- Pergerakan Bitcoin (BTC) yang baru-baru ini mengalami penurunan tajam menyita perhatian para trader. Daan The Crypto Trades, seorang trader berpengalaman di platform X, membagikan analisisnya tentang bagaimana indikator open interest (OI), funding rate, dan pergerakan harga dapat membantu menentukan waktu terbaik (dan terburuk) untuk membeli dip. Melalui grafik 15 menit BTCUSDT di Binance Futures, Daan membandingkan dua koreksi harga yang tampak serupa, namun memiliki perbedaan signifikan secara on-chain.

    Pada zona pertama, harga BTC turun perlahan, tetapi OI dan funding rate justru meningkat. Daan menjelaskan, "Ini bukan kondisi ideal untuk membeli. Investor jangka panjang belum tersingkir, malah banyak yang mencoba membeli dip, kemungkinan besar ada tekanan jual spot, sehingga funding naik meskipun harga turun." Kondisi ini mengindikasikan penundaan likuidasi, artinya tekanan jual besar belum terjadi. Membeli terlalu dini di situasi ini berisiko terjebak kerugian ketika pasar akhirnya mengalami koreksi besar.

    Rahasia Beli Dip Bitcoin: Hindari Jebakan!
    Gambar Istimewa : s.w.org

    Berbeda dengan zona pertama, pada penurunan berikutnya, harga BTC turun, namun OI dan funding rate juga ikut turun. Daan menjelaskan, "Ini berarti investor jangka panjang mulai dilikuidasi, dan kemungkinan ada pembeli spot yang masuk, menekan funding turun." Kondisi ini dinilai lebih sehat untuk membeli dip karena pasar telah membuang posisi lemah dan memberi ruang bagi pembeli.

    Daan menekankan bahwa tidak ada strategi yang selalu berhasil. Namun, dengan memahami kombinasi data OI, funding rate, dan pergerakan harga, trader dapat menghindari pembelian terlalu dini pada penurunan harga yang menyesatkan. Ia menambahkan, "Perhatikan momentum. Jika harga bergerak cepat naik atau turun tanpa banyak pantulan, biasanya kekuatan di balik gerakan itu besar dan akan terus bergerak ke arah yang sama sampai benar-benar lelah."

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi.

    Share.FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrEmail
    Previous ArticlePerang Trump-Musk Bikin Bitcoin Ambrol!
    Next Article Bitcoin Tembus US$1 Juta? Prediksi Mengejutkan PlanB!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Geger! Visa Gandeng Polygon, Revolusi Pembayaran Global?

    30-04-2026 - 13.15
    Crypto

    Pi Network Terjun Bebas! Ancaman Makro Hantui Kripto?

    30-04-2026 - 13.00
    Crypto

    LINK Terjepit! Akankah Tembus $10 atau Jatuh ke $8?

    30-04-2026 - 05.15
    Add A Comment
    Leave A ReplyCancel Reply

    FacebookX (Twitter)InstagramPinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.