Jatuh Bebas? Ethereum Terancam Anjlok ke $1.400!
Editor: BobonSyah

KabarTifa- Harga Ethereum (ETH) kembali menunjukkan sinyal bahaya, terperosok ke kisaran $1.800 pada sesi perdagangan Asia dan memperpanjang koreksi bulanan hingga sekitar 38%. Penurunan tajam ini dipicu oleh sentimen "risk-off" global yang memburuk, terutama setelah kebijakan tarif yang diumumkan oleh Presiden AS Donald Trump memicu kekhawatiran di kalangan investor.
Saat ini, aset kripto terbesar kedua ini berjuang di rentang $1.830-$2.030, setelah gagal mempertahankan beberapa level support krusial dalam beberapa minggu terakhir. Analisis mendalam dari berbagai indikator teknikal dan on-chain secara konsisten menunjuk pada dominasi tekanan jual, mengindikasikan bahwa potensi penurunan lebih lanjut masih sangat terbuka.
ETH Diperdagangkan di Bawah Realized Price: Sinyal Bahaya Historis
Salah satu alarm paling keras datang dari indikator realized price, yang merepresentasikan harga rata-rata terakhir seluruh ETH berpindah tangan di jaringan. Dengan realized price Ethereum yang kini bertengger di sekitar $2.380—jauh di atas harga pasar saat ini—situasi ini menjadi sinyal bearish yang kuat.
Secara historis, ketika harga spot meluncur di bawah realized price, kondisi tersebut sering kali menjadi prekursor bagi fase lanjutan tren turun yang signifikan. Ini menempatkan banyak investor dalam posisi merugi, yang berpotensi memicu gelombang kepanikan jual. Pola serupa pernah diamati pada Juni 2022 pasca-krisis Terra Luna, di mana ETH anjlok 45% setelah menembus level realized price. Jejak yang sama juga terekam pada tahun 2018, sebelum pasar mengalami koreksi lebih dalam.
Pola Teknikal Masih Menguntungkan Bear: Target $1.400-$1.500?
Dari perspektif analisis teknikal jangka panjang, Ethereum belum memberikan indikasi kuat mengenai pembentukan dasar harga. Dalam siklus pasar sebelumnya, titik terendah (bottom) umumnya tercapai setelah rata-rata pergerakan eksponensial (EMA) 50 minggu memotong ke bawah EMA 100 minggu. Kondisi saat ini menunjukkan EMA 50 minggu masih sedikit di atas EMA 100 minggu, menyiratkan bahwa tren penurunan mungkin belum mencapai puncaknya.
Lebih lanjut, pada grafik harian, para analis telah mengidentifikasi pola bear flag setelah beberapa level support krusial berhasil ditembus. Pola ini secara klasik mengisyaratkan kelanjutan tren turun, dengan proyeksi teknikal yang mengarah ke zona $1.400-$1.500. Bahkan, beberapa skenario terburuk tidak menutup kemungkinan penurunan yang lebih drastis jika tekanan jual terus memuncak.
Coinbase Premium Negatif dan Arus Keluar ETF Berlanjut
Tekanan jual semakin diperkuat oleh Coinbase Premium Index, sebuah indikator yang mengukur selisih harga ETH antara bursa Coinbase (populer di AS) dan Binance. Nilai indeks ini kini berada di teritori negatif terdalam sejak tahun 2022, sebuah sinyal jelas adanya tekanan jual yang masif dari investor yang berbasis di Amerika Serikat. Dalam catatan sejarah pasar, premium negatif ekstrem seringkali menjadi penanda fase kapitulasi, di mana investor terpaksa menjual aset mereka bahkan dengan diskon.
Dari ranah institusional, sentimen juga tampak suram. Produk investasi ETF spot Ethereum di AS telah mencatat arus keluar (outflow) selama lima pekan berturut-turut, menjadikannya periode terpanjang dalam sejarah produk tersebut. Total dana yang ditarik dari produk investasi ini mencapai hampir $1,3 miliar, dengan $123 juta di antaranya terjadi pada pekan terakhir saja. Secara global, produk investasi berbasis Ethereum juga menghadapi penarikan dana sekitar $36,5 juta dalam sepekan terakhir, menggarisbawahi keengganan investor institusional.
Apa Selanjutnya untuk Ethereum?
Dengan kombinasi harga yang berada di bawah realized price, tekanan masif dari arus keluar ETF, serta sinyal teknikal yang masih suram, Ethereum dihadapkan pada ujian berat dalam jangka pendek. Level $1.800 kini menjadi ambang batas psikologis yang krusial. Jika level ini gagal dipertahankan, pasar berpotensi menguji zona support berikutnya di kisaran $1.500, atau bahkan lebih rendah. Sebaliknya, pemulihan yang meyakinkan baru akan terlihat jika ETH berhasil menembus kembali level $2.000 dan menunjukkan perbaikan signifikan pada arus dana institusional.
Untuk saat ini, struktur pasar masih didominasi oleh para penjual, dan tanda-tanda pembentukan dasar harga belum sepenuhnya terkonfirmasi. Tim Riset Tokocrypto, melalui analisisnya yang dikutip oleh kabartifa.id, menyatakan bahwa kondisi pasar saat ini mencerminkan "kapitulasi ritel dan institusional yang parah, mengingatkan pada masa suram tahun 2022." Mereka menambahkan, "Penurunan di bawah realized price sering kali mendahului koreksi lebih dalam sebesar 40-70% berdasarkan siklus sejarah. Target teknikal berikutnya berada di kisaran $1.400-$1.500, kecuali ada pembalikan signifikan pada Coinbase Premium dan penghentian arus keluar ETF."
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.


