KabarTifa- Dunia kripto penuh gemerlap, namun di baliknya tersimpan risiko besar. Bukan hanya fluktuasi harga yang ekstrem, tetapi juga praktik curang dan penipuan yang merugikan banyak investor. Berdasarkan ulasan akun pengamat DeFi, @StarPlatinum di media sosial, kabartifa.id merangkum sembilan kasus di mana para pendiri proyek kripto meninggalkan proyeknya setelah pengumpulan dana (TGE), mengakibatkan kerugian besar bagi investor.
-
Jason Zhao dan Story Protocol (IP): Setelah membangun Story Protocol selama 3,5 tahun dan mengumpulkan dana hingga US$ 216 juta, Jason Zhao meninggalkan proyek tersebut hanya enam bulan setelah peluncuran token IP pada Februari 2025. Ia kini beralih ke startup AI. Token IP pun anjlok ke level US$ 5,8.
-
Chef Nomi dan Drama SushiSwap (SUSHI): SushiSwap, "copycat" Uniswap, mengalami kejatuhan spektakuler. Hanya sembilan hari setelah peluncuran, pendirinya, Chef Nomi, menjual dana pengembangan senilai US$ 14 juta dan kabur. Harga SUSHI anjlok 73 persen. Meskipun dana dikembalikan, reputasi SushiSwap rusak parah.
-
Sam Bankman-Fried dan Kejatuhan FTX (FTT): Kisah FTX merupakan tragedi besar di dunia kripto. Setelah meraih pendanaan US$ 900 juta dan menjadi bursa terbesar kedua, FTX kolaps pada November 2022. Token FTT anjlok 98 persen, SBF ditangkap, dan FTX dinyatakan bangkrut.
-
Wonderland (TIME) dan Skandal Quadriga: Proyek DeFi Wonderland, yang didukung treasury senilai US$ 1 miliar, terungkap memiliki manajer treasury yang merupakan mantan penipu Quadriga. Harga token TIME ambruk hingga 95 persen.
-
Iron Finance (TITAN) dan DeFi Bank Run Pertama: Iron Finance menjadi contoh "bank run" pertama di DeFi. Token TITAN yang sempat mencapai US$ 64, anjlok ke nol dalam sehari, mengakibatkan kerugian besar, termasuk bagi miliarder Mark Cuban.
-
Do Kwon dan Tragedi Terra (LUNA): Do Kwon, dengan visinya menciptakan stablecoin terdesentralisasi, membangun ekosistem Terra senilai US$ 60 miliar. Namun, dalam 72 jam, semuanya hancur. Token LUNA anjlok mendekati nol, dan Terraform Labs dibubarkan.
-
Pixelmon dan "Worst NFT Reveal": Pixelmon mengumpulkan US$ 70 juta dari penjualan NFT, namun kualitas artwork yang buruk membuat investor kecewa. Pendiri, Martin van Blerk, mengakui tak mampu melanjutkan proyek dan mundur, harga lantai Pixelmon pun tak pernah pulih.
-
Do Kwon (Lagi) dan Basis Cash (BAC): Sebelum Terra, Do Kwon juga meluncurkan Basis Cash, yang kolaps dalam tiga bulan. Token BAC anjlok drastis, menunjukkan kegagalan proyek yang kemudian menginspirasi UST.
-
AnubisDAO dan Rug Pull US$ 60 Juta: AnubisDAO, proyek yang mengumpulkan US$ 60 juta dalam presale, mengalami "rug pull" dalam 20 jam. Semua dana raib melalui Tornado Cash, dan token ANKH runtuh.

Disclaimer: Konten di kabartifa.id bersifat informatif dan bukan nasihat investasi. Investasi kripto berisiko tinggi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
