KabarTifa- Bitcoin (BTC) memasuki minggu terakhir fase kenaikan harga, namun masih tertahan di bawah US$ 120.000. Analis ternama Rekt Capital memprediksi waktu Bitcoin untuk mencetak rekor tertinggi baru semakin menipis. Berdasarkan pola historis, BTC berisiko gagal mempertahankan rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di US$ 124.500.
Rekt Capital menjelaskan setiap siklus bull market pasca-halving ditandai dengan fase kenaikan harga yang diikuti koreksi. Menariknya, waktu terjadinya cenderung konsisten. "Secara historis, fase kenaikan harga pertama biasanya berakhir antara minggu ke-6 hingga ke-8. Sedangkan fase kedua antara minggu ke-5 hingga ke-7. Hari ini, Bitcoin memasuki minggu ke-7 fase kenaikan harga kedua," tulis Rekt Capital di akun Twitternya. Proyeksi awal tahun bahkan menargetkan kenaikan di bawah US$ 160.000, namun sejarah juga mencatat koreksi besar sering terjadi di minggu ke-7, seperti pada tahun 2013 dan 2025, atau sedikit lebih lambat, seperti pada 2017.

Koreksi pertama tahun ini sempat membuat harga BTC anjlok dari sekitar US$ 110.000 ke bawah US$ 75.000, atau sekitar 30 persen, penurunan yang umum terjadi pada siklus pasca-halving sebelumnya.
Meskipun demikian, analis lain, Daan Crypto Trades, melihat peluang positif di akhir tahun. Ia menyoroti bahwa Bitcoin belum pernah menutup dua bulan hijau berturut-turut pada Agustus dan September. "Kita sering melihat penurunan cepat yang diikuti reli eksplosif di kuartal keempat pada sebagian besar tahun bull market," ujarnya melalui Twitter. Menurutnya, koreksi besar dalam 1-2 bulan ke depan justru bisa memicu reli akhir tahun menuju puncak siklus di akhir 2025. "Jika tidak ada koreksi, itu juga bukan masalah. Tapi hal itu bisa memajukan waktu terbentuknya puncak harga jangka panjang," tambah Daan.
Data dari Coinglass menunjukkan BTC/USD telah naik 2,1 persen sepanjang Agustus, sedikit di atas rata-rata bulanan 1,8 persen. Namun, September secara historis cenderung negatif dengan rata-rata penurunan 3,8 persen.
Disclaimer: Semua konten yang diterbitkan di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel di kabartifa.id bukan nasihat investasi atau saran trading. Sebelum berinvestasi pada mata uang kripto, lakukan riset karena kripto adalah aset volatil dan berisiko tinggi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian maupun keuntungan Anda.
