Close Menu
    FacebookX (Twitter)Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    FacebookX (Twitter)InstagramPinterestVimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Sentuh US$120.000? Short Seller Waspada!
    Crypto

    Bitcoin Sentuh US$120.000? Short Seller Waspada!

    Tifa AnggrainiByTifa Anggraini10-08-2025 - 13.45Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Bitcoin Sentuh US$120.000? Short Seller Waspada!
    Share
    FacebookTwitterLinkedInPinterestEmail

    KabarTifa- Bitcoin berpotensi mengalami short squeeze besar-besaran. Data Coinglass per 7 Agustus menunjukkan posisi short leveraged mencapai hampir US$18 miliar, mengincar penurunan harga BTC. Saat artikel ini ditulis, BTC diperdagangkan di sekitar US$ 116.506, dengan zona likuidasi kritis berada di kisaran US$ 120.000. Heatmap BTC menunjukkan peningkatan tajam kurva hijau di atas US$ 119.000, area dengan konsentrasi posisi short terbesar. Jika BTC mendekati level ini, potensi efek domino dan lonjakan harga sangat signifikan.

    Semakin dekat harga Bitcoin ke US$ 120.000, semakin besar peluang terjadinya reaksi berantai yang memaksa harga melonjak lebih tinggi. Kenaikan 2,15 persen BTC pada 7 Agustus, yang membalikkan tren penurunan mingguan, turut memicu spekulasi. Kenaikan ini sebagian didorong oleh perintah eksekutif Presiden Trump yang mengizinkan aset kripto dalam program pensiun 401(k), serta arus masuk dana segar ke ETF Spot Bitcoin BlackRock sebesar US$ 41,9 juta.

    Bitcoin Sentuh US0.000? Short Seller Waspada!
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Sentimen pasar dan prospek Bitcoin tampak positif, ditopang regulasi yang menguat dan meningkatnya permintaan institusional. Namun, tantangannya adalah apakah momentum pasar cukup kuat untuk menembus resistensi US$ 120.000 dan melanjutkan reli. Meskipun beberapa analis memprediksi penurunan setelah US$ 118.000, isu-isu seperti pemecatan Ketua The Fed dan sikap SEC yang lebih ramah terhadap kripto, berpotensi mendorong harga Bitcoin kembali naik.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan pembaca. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi.

    Share.FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrEmail
    Previous ArticleEthereum Tembus US$4000, Menuju US$6000 di 2025?
    Next Article Galaxy Z Fold7: Kamera 200MP & Desain Tipis Memukau!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Geger! Visa Gandeng Polygon, Revolusi Pembayaran Global?

    30-04-2026 - 13.15
    Crypto

    Pi Network Terjun Bebas! Ancaman Makro Hantui Kripto?

    30-04-2026 - 13.00
    Crypto

    LINK Terjepit! Akankah Tembus $10 atau Jatuh ke $8?

    30-04-2026 - 05.15
    Add A Comment
    Leave A ReplyCancel Reply

    FacebookX (Twitter)InstagramPinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.