KabarTifa- Ethereum (ETH) kembali berjaya! Setelah menembus level tertinggi sejak 2021 dan kokoh di atas US$4.000, mata uang kripto terbesar kedua ini mencatatkan lonjakan signifikan. Dalam 24 jam terakhir, ETH meroket lebih dari 7%, dan hampir 20% dalam sepekan, mencapai angka US$4.188. Kabar gembira ini tak lepas dari derasnya aliran modal institusional, seperti yang dilansir kabartifa.id.
Data per 8 Agustus menunjukkan ETF spot Ethereum di AS membukukan arus masuk bersih fantastis, mencapai US$461 juta. BlackRock memimpin dengan kepemilikan ETHA senilai US$254,7 juta, disusul Fidelity dengan US$132,3 juta. Grayscale juga ikut andil dengan tambahan US$26,8 juta untuk ETHE dan US$38,2 juta pada produk ETH lainnya.

Analis kripto Ali Martinez menilai, setelah berhasil menembus resistensi US$4.000 yang selama 18 bulan tak tertembus, ETH berpeluang menguji resistensi berikutnya di kisaran US$6.400. Namun, ia mengingatkan, kegagalan menembus US$4.000 sebelumnya selalu berujung koreksi tajam hingga ke US$2.500 atau bahkan US$1.500.
Prediksi Harga ETH Hingga Akhir 2025: ChatGPT Berbicara!
Untuk memprediksi pergerakan harga ETH hingga akhir 2025, kabartifa.id menggunakan ChatGPT-5. Menurut kecerdasan buatan ini, target US$6.000 di akhir 2025 terbilang "realistis" dengan kondisi saat ini. Namun, untuk mencapai US$8.000 atau lebih, dibutuhkan kombinasi faktor bullish yang sempurna.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai saran investasi atau trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.


