KabarTifa- Harga Bitcoin (BTC) baru saja mencetak rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di angka US$118.000. Kejadian ini mengguncang pasar kripto, namun seorang analis ternama di X, VirtualBacon, mengatakan ini baru permulaan. Dalam analisis terbarunya di kabartifa.id, VirtualBacon menjelaskan kondisi pasar saat ini, perubahan kebijakan The Fed, dan sinyal-sinyal penting yang perlu diperhatikan investor.
VirtualBacon mengamati kenaikan Bitcoin yang luar biasa, namun ia menekankan bahwa ini bukan hal baru. Biasanya, Bitcoin memimpin kenaikan, diikuti oleh altcoin setelah pergeseran likuiditas terjadi. "Bitcoin memimpin, altcoin masih menunggu giliran," tulis VirtualBacon. Analis ini juga menyoroti sinyal teknis positif pada grafik Bitcoin, menunjukkan kondisi ideal untuk investasi jangka panjang dengan strategi DCA (Dollar Cost Averaging).

Namun, VirtualBacon menyatakan altseason belum dimulai. Dominasi Bitcoin di pasar masih terlalu kuat. Altseason baru akan terjadi jika dominasi Bitcoin turun secara konsisten, bukan hanya dalam beberapa minggu. "Kita perlu melihat pola penurunan yang stabil, seperti lower high dan lower low di grafik mingguan dominasi BTC," jelasnya.
Meskipun demikian, beberapa sinyal awal sudah muncul, termasuk peningkatan aktivitas di pasar derivatif dan indikasi kebijakan moneter yang longgar dari The Fed. Meskipun belum resmi diumumkan sebagai pelonggaran moneter, VirtualBacon menyebutnya sebagai QE (Quantitative Easing) diam-diam. Tanggal 17 September 2025, saat rapat FOMC, menjadi titik penting. Prediksi menunjukkan kemungkinan besar pemotongan suku bunga di kuartal 4. Jika ini terjadi, bersamaan dengan langkah-langkah lain, altseason bisa dimulai.
VirtualBacon juga membagikan strategi bot trading yang ia gunakan, termasuk aset berisiko tinggi seperti TAO, SUPER, dan PEPE, namun semuanya dipantau dengan strategi otomatis. "Ini bukan saatnya buru-buru beli koin kecil lalu berdoa. Sekarang saatnya membangun posisi dengan sabar dan bijak," tutup VirtualBacon.
Disclaimer: Semua konten di kabartifa.id bertujuan informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi. KabarTifa tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
