Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Terbang Tinggi? Indikator Ini Ungkap Fakta Mengejutkan!
    Crypto

    Bitcoin Terbang Tinggi? Indikator Ini Ungkap Fakta Mengejutkan!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini15-10-2025 - 05.15Tidak ada komentar4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Bitcoin Terbang Tinggi? Indikator Ini Ungkap Fakta Mengejutkan!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Para investor kripto tengah harap-harap cemas menanti puncak bull run. Siklus pasar yang terjadi setiap empat tahun sekali, terutama pada Bitcoin, diperkirakan akan mencapai puncaknya pada Oktober-November 2025. Namun, di tengah kekhawatiran ini, muncul pertanyaan besar: apakah bull run ini masih akan berlanjut?

    KabarTifa- Istilah bull market peak indicator mengacu pada serangkaian sinyal yang secara historis muncul sebelum pasar kripto mencapai harga tertinggi. Sinyal-sinyal ini meliputi lonjakan volume ritel, kondisi overbought pada Relative Strength Index (RSI), atau rasio kapitalisasi pasar terhadap stablecoin yang terlalu tinggi. Pada siklus sebelumnya, seperti tahun 2017 dan 2021, kombinasi indikator ini menjadi alarm bahwa pasar mulai "mendidih" dan harga siap terkoreksi besar-besaran. Indikator ini dapat diakses melalui CoinGlass atau CoinMarketCap.

     Bitcoin Terbang Tinggi? Indikator Ini Ungkap Fakta Mengejutkan!
    Gambar Istimewa : news.tokocrypto.com

    KabarTifa- Saat ini, belum satu pun dari 30 indikator puncak bull market menunjukkan sinyal yang mengindikasikan harga sudah terlalu tinggi. Indikator-indikator ini mencakup berbagai aspek, mulai dari perbandingan harga Bitcoin dengan rata-rata historisnya, hingga analisis on-chain dan metrik ETF. Misalnya, Bitcoin Rainbow Chart, masih jauh di bawah ambang batas puncaknya.

    KabarTifa- Berikut adalah beberapa indikator penting yang dipantau:

    • Bitcoin Heatmap: Mengukur seberapa jauh harga Bitcoin dibandingkan dengan rata-rata harga historisnya.
    • 111/350×2 Moving Average: Menggunakan dua rata-rata bergerak untuk menandai potensi puncak harga Bitcoin.
    • Puell Multiple: Menilai apakah pasar undervalued atau overvalued berdasarkan profitabilitas miner.
    • Bitcoin Rainbow Chart: Mengelompokkan harga Bitcoin ke dalam berbagai warna berdasarkan tingkat "kehangatan" pasar.
    • ETF Outflow Days: Mengukur berapa hari terjadi penarikan dana bersih dari ETF Bitcoin.
    • ETF Holdings Ratio: Membandingkan total kepemilikan ETF Bitcoin dengan jumlah Bitcoin yang beredar.
    • 2-Year Moving Average: Mencari potensi jenuh beli atau jenuh jual.
    • MVRV Z-Score: Mengindikasikan apakah Bitcoin overvalued atau undervalued.
    • Bubble Index: Melacak potensi terbentuknya bubble harga pada Bitcoin.
    • USDT Flexible Interest Rate: Mengindikasikan permintaan pada stablecoin untuk "parkir" dana.
    • 22-Day RSI: Mengukur kekuatan tren harga Bitcoin dalam waktu dekat.
    • Altcoin Season Index: Menilai apakah altcoin sedang outperform Bitcoin.
    • Bitcoin Dominance: Persentase kapitalisasi pasar Bitcoin dibanding total kapitalisasi pasar kripto.
    • Long-Term Holder Supply: Total pasokan Bitcoin yang disimpan oleh holder jangka panjang.
    • Short-Term Holder Supply: Persentase pasokan Bitcoin yang dimiliki oleh trader jangka pendek.
    • LTH Risk Metric: Rasio antara harga Bitcoin dan insentif untuk menjual bagi pemegang jangka panjang.
    • Aggregate Unrealized Profit/Loss: Mengukur posisi laba rugi belum terealisasi secara agregat seluruh pemegang Bitcoin.
    • Spent Output Profit Ratio (SOPR): Membandingkan coin yang baru saja dipindahkan dengan coin yang telah disimpan lama.
    • Market Cycle Indicator: Mengidentifikasi fase makro dari siklus Bitcoin dengan mengolah beberapa data on-chain.
    • Mayer Multiple: Membandingkan nilai pasar Bitcoin dan nilai realisasinya.
    • 4-Year Moving Average: Rata-rata harga Bitcoin selama 4 tahun terakhir.
    • Reserve Risk: Indeks komposit yang menandakan apakah Bitcoin sedang berada di fase bull run ekstrem.
    • 200-Day Moving Average: Rasio harga Bitcoin terhadap rata-rata 200 hari.
    • Ahr999 Multiple: Indikator alternatif dari Ahr999 yang digunakan untuk menandai potensi saat terbaik untuk "keluar" dari pasar.
    • MicroStrategy Average Cost: Harga rata-rata pembelian Bitcoin yang dicatat oleh MicroStrategy.
    • Trend Premium: Indikator tren harga Bitcoin berdasarkan gabungan beberapa analisis statistik dan on-chain.
    • 3-Month Annualized Returns: Rasio pengembalian harga Bitcoin selama tiga bulan dalam basis tahunan.
    • Bitcoin Terminal Price: Estimasi harga terminal Bitcoin.
    • Golden Ratio Multiplier: Menggunakan rasio emas pada moving average.
    • Smithson Model: Prediksi harga Bitcoin berdasarkan model dari analis bernama Smithson.

    KabarTifa- Hingga 14 Oktober 2025, belum satu pun dari 30 indikator puncak bull market Bitcoin yang memberikan sinyal "hijau". Rata-rata progres indikator utama masih di bawah 70%. Kondisi ini memperkuat persepsi bahwa tren bull run Bitcoin dan kripto masih jauh dari kata usai.

    KabarTifa- Data Google Trends terkait kata kunci seperti "Bitcoin" dan "kripto" juga masih jauh di bawah level 2021, menunjukkan bahwa antusiasme publik belum sebesar puncak sebelumnya.

    KabarTifa- Meskipun indikator bull market peak dapat menjadi referensi, penting untuk diingat bahwa pasar kripto saat ini telah berkembang pesat. Kehadiran ETF Bitcoin, partisipasi institusional, dan regulasi dapat membuat indikator historis tidak lagi sepenuhnya relevan. Oleh karena itu, indikator ini sebaiknya tidak dijadikan satu-satunya patokan.

    KabarTifa- Selalu lakukan riset mandiri (DYOR) sebelum membuat keputusan finansial. Informasi ini disediakan oleh kabartifa.id dan bukan merupakan saran investasi.

    KabarTifa- Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita kripto dan download aplikasi trading bitcoin & kripto sekarang!

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticleXRP Gagal Tembus! Rebound Berakhir?
    Next Article Realme GT 8 Pro: Kamera Kelas Atas!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Institusi Kunci Rp4,5 T ETH: Sinyal Reli Ethereum?

    13-02-2026 - 19.45
    Crypto

    Harga ETH Anjlok, Whale Borong Rp6 T! Sinyal Bullish Besar?

    13-02-2026 - 19.30
    Crypto

    Geger! Proyek Kripto Trump Rilis World Swap, Harga WLFI Anjlok?

    13-02-2026 - 19.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.