Close Menu
    FacebookX (Twitter)Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    FacebookX (Twitter)InstagramPinterestVimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Bitcoin Terjebak! Apa yang Terjadi Selanjutnya?
    Crypto

    Bitcoin Terjebak! Apa yang Terjadi Selanjutnya?

    Tifa AnggrainiByTifa Anggraini29-04-2025 - 19.30Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrRedditTelegramEmail
    Bitcoin Terjebak! Apa yang Terjadi Selanjutnya?
    Share
    FacebookTwitterLinkedInPinterestEmail

    KabarTifa- Setelah meroket 10,37 persen dalam sepekan, Bitcoin kini melambat. Analis memprediksi pergerakan harga yang terbatas dalam beberapa hari mendatang, tertahan di kisaran US$93.000 hingga US$95.000. KabarTifa.id menelusuri penyebabnya.

    Lonjakan sebelumnya didorong beberapa faktor, termasuk pembelian besar-besaran Bitcoin oleh perusahaan Strategy (US$1,42 miliar pada 28 April), peluncuran ETF Bitcoin Spot, dan pengumuman dari 21Shares dan Coinbase. Namun, setelah euforia tersebut, pasar kripto relatif tenang, berpotensi menurunkan permintaan spot dan menguji level support Bitcoin.

    Bitcoin Terjebak! Apa yang Terjadi Selanjutnya?
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Perhatian kini tertuju pada rilis data ekonomi penting AS. Laporan JOLTS (29 April) akan mengungkap dampak perang dagang terhadap pasar tenaga kerja. Laporan PCE (30 April), indikator inflasi utama, dan ISM Manufacturing PMI (1 Mei) akan memberikan gambaran sentimen bisnis. Puncaknya, laporan ketenagakerjaan AS (2 Mei) diprediksi menunjukkan potensi perlambatan ekonomi.

    Data-data ini membuat trader cenderung lebih hati-hati. Ditambah lagi, volatilitas April membuat prediksi pergerakan harga Bitcoin lebih stabil dalam rentang tertentu. Sejak 25 April, Bitcoin berada di bawah US$95.000, bergerak di antara US$93.000 dan US$95.500.

    Meskipun sentimen positif masih kuat di kalangan investor ritel, beberapa analis khawatir sifat "rakus" mereka dapat berdampak negatif pada pasar dan tren Bitcoin secara keseluruhan.

    Disclaimer: Konten di KabarTifa.id bersifat informatif. Artikel ini bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. KabarTifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share.FacebookTwitterPinterestLinkedInTumblrEmail
    Previous ArticleDoge vs SHIB: Perang Meme 2025, Siapa yang Menang?
    Next Article Rasakan Ajaibnya AI Samsung: Coba Sekarang!
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    Geger! Visa Gandeng Polygon, Revolusi Pembayaran Global?

    30-04-2026 - 13.15
    Crypto

    Pi Network Terjun Bebas! Ancaman Makro Hantui Kripto?

    30-04-2026 - 13.00
    Crypto

    LINK Terjepit! Akankah Tembus $10 atau Jatuh ke $8?

    30-04-2026 - 05.15
    Add A Comment
    Leave A ReplyCancel Reply

    FacebookX (Twitter)InstagramPinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.