KabarTifa- Dogecoin (DOGE) baru-baru ini mengejutkan pasar dengan koreksi harga yang signifikan, anjlok hingga 16% dalam empat hari dan sempat menembus level psikologis krusial. Alih-alih memicu kepanikan jual, data on-chain justru mengungkap fenomena kontradiktif: para investor justru terlihat aktif melakukan akumulasi, sebuah sinyal kepercayaan di tengah tekanan pasar.
Penurunan tajam ini membawa meme coin populer tersebut menembus beberapa level penting, menimbulkan spekulasi dan kekhawatiran akan potensi pelemahan lebih lanjut di kalangan pelaku pasar. Namun, respons dari para pemegang Dogecoin menunjukkan narasi yang berbeda.

Analisis Mendalam: Mengapa Investor Memborong?
Analisis mendalam terhadap data on-chain, khususnya perubahan posisi bersih di bursa (exchange net position change), menunjukkan gambaran yang tidak terduga. Saat harga DOGE meluncur di bawah rata-rata harga sebelumnya, tekanan beli justru mulai melampaui tekanan jual. Pola ini mengindikasikan bahwa sebagian besar investor, terutama yang berpengalaman, melihat koreksi ini sebagai peluang emas untuk menambah kepemilikan, bukan sebagai ancaman yang harus dihindari. BeInCrypto melaporkan bahwa perilaku akumulasi semacam ini seringkali menjadi ciri khas pemegang aset yang yakin pada prospek jangka panjang.
Indikator makro ekonomi kripto, Market Value to Realized Value (MVRV) Dogecoin, turut memperkuat narasi akumulasi ini. Saat ini, rasio MVRV DOGE berada di zona peluang, berkisar antara -17% hingga -25%. Angka ini mengindikasikan bahwa mayoritas pemegang DOGE saat ini berada dalam posisi rugi yang belum terealisasi. Secara historis, kondisi seperti ini seringkali menjadi titik balik, di mana tekanan jual cenderung mereda karena investor enggan mengunci kerugian mereka. Ini adalah fase krusial di mana akumulasi meningkat, membuka jalan bagi potensi pemulihan harga.
Pergerakan Harga dan Prospek Jangka Pendek
Pada saat penulisan, Dogecoin diperdagangkan di sekitar level USD 0,105. Sebelumnya, DOGE sempat menyentuh titik terendah harian di USD 0,094, level terlemah dalam beberapa pekan terakhir. Namun, berkat aksi beli yang kuat, harga berhasil kembali menembus dan bertahan di atas USD 0,100, menjadikannya area support jangka pendek yang krusial.
Jika DOGE mampu mempertahankan level ini dan menembus resistance di USD 0,110, momentum kenaikan berpotensi menguat, mendorong harga menuju area USD 0,117 untuk memulihkan sebagian kerugian sebelumnya.
Kendati demikian, risiko penurunan tetap membayangi. Apabila DOGE gagal mempertahankan level support USD 0,100, tekanan jual dapat kembali meningkat, berpotensi mendorong harga kembali ke USD 0,094 atau bahkan lebih rendah. Skenario ini tentu akan membatalkan prospek pemulihan jangka pendek dan menunda potensi rebound hingga permintaan pasar kembali menguat secara signifikan.
Tim Riset Tokocrypto menyoroti bahwa perilaku akumulatif di tengah penurunan harga ini adalah indikasi kuat kepercayaan jangka panjang dari para holder. Mereka berpendapat, jika tekanan jual mereda, struktur MVRV yang rendah ini berpotensi memicu pemulihan harga yang cepat, menjadikan koreksi ini sebagai peluang akumulasi yang strategis bagi investor cerdas.
Untuk informasi dan analisis terkini seputar dunia kripto, Anda dapat mengikuti KabarTifa.id di Google News.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi, bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Editor: BobonSyah

