KabarTifa- Perusahaan manajemen aset kripto, 21Shares, baru saja meluncurkan ETF (Exchange Traded Fund) Dogecoin spot di bursa Nasdaq dengan kode TDOG. Langkah ini membuka akses yang lebih luas bagi investor institusional dan ritel untuk berinvestasi pada Dogecoin (DOGE) melalui instrumen investasi yang teregulasi. Dengan adanya ETF ini, investor tidak perlu lagi repot menggunakan dompet kripto atau platform exchange untuk memiliki aset kripto berbasis meme tersebut.
Peluncuran ETF Dogecoin ini menjadikan Dogecoin sebagai salah satu meme coin pertama yang memiliki akses ke pasar institusional. Namun, peluncuran ETF ini belum berdampak signifikan terhadap harga Dogecoin.

Saat artikel ini ditulis, harga Dogecoin berada di sekitar US$0,124. Secara teknikal, harga Dogecoin masih bergerak dalam pola descending channel yang menunjukkan tren penurunan sejak awal September. Area US$0,11734 menjadi zona demand utama, di mana aksi beli mampu menahan tekanan jual.
Menurut laporan dari Coingape, kabar peluncuran ETF DOGE oleh 21Shares sudah beredar sebelum produk ini resmi diperdagangkan. Hal ini memberikan waktu bagi pelaku pasar untuk bersiap, sehingga efek kejut pada harga menjadi terbatas.
Setelah peluncuran ETF, harga DOGE tidak mengalami lonjakan yang berarti. Hal ini menunjukkan bahwa kemudahan akses melalui ETF belum mampu membalikkan tren harga yang sudah terbentuk. ETF ini dinilai lebih berperan dalam memperkuat struktur jangka panjang Dogecoin, daripada menjadi pemicu pergerakan harga jangka pendek.
Secara teknikal, Dogecoin masih bergerak di bawah Exponential Moving Average (EMA) 50 di level US$0,13399. Kegagalan harga untuk bertahan di atas level ini membuat setiap upaya pemulihan cenderung melemah sebelum mencapai zona supply berikutnya.
Sebelumnya, DOGE sempat mencoba naik ke area US$0,1566, namun mendapat penolakan kuat dari tekanan jual. Hal ini mengindikasikan adanya seller yang aktif di level resistensi atas, yang membatasi peluang pembalikan tren dalam waktu dekat.
Jika harga berhasil menembus dan bertahan di atas EMA 50, DOGE berpotensi menguji kembali zona supply dan membuka peluang menuju level US$0,200, yang terakhir dicapai pada Oktober lalu. Sebaliknya, jika support di US$0,11734 gagal dipertahankan, tekanan penurunan diperkirakan akan berlanjut mengikuti pola descending channel yang ada.
Secara keseluruhan, pergerakan harga Dogecoin saat ini masih didominasi oleh faktor teknikal, bukan oleh sentimen ekspansi pasar. Peluncuran ETF oleh 21Shares memperkuat legitimasi DOGE dalam jangka panjang, namun belum cukup untuk mengubah tren harga yang sedang berlangsung. Selama DOGE belum mampu menembus resistensi kunci, fase konsolidasi dalam tren penurunan diperkirakan akan terus berlanjut.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa keuangan.

