KabarTifa- Perdagangan XRP tampak lesu, namun sinyal-sinyal kuat justru mengindikasikan potensi lonjakan harga yang signifikan. Analis pasar kripto menyoroti bahwa kondisi pasar yang tenang dan penurunan volume transaksi XRP seringkali menjadi pertanda awal dari pergerakan harga yang lebih agresif. Apakah XRP siap menembus level $3?
Meskipun XRP mengalami koreksi sekitar 8% dalam seminggu terakhir setelah reli di awal tahun, beberapa indikator justru menunjukkan sinyal contrarian. Penurunan minat dagang seringkali mendahului penguatan harga, terutama saat tekanan jual mulai mereda.

Data on-chain yang dilaporkan kabartifa.id, menunjukkan penurunan aktivitas perdagangan XRP dapat menjadi sinyal bullish. Sebelumnya, penurunan partisipasi pasar seringkali mendahului penguatan harga, terutama saat tekanan jual mereda. Saat ini, XRP masih di bawah level psikologis $2, namun masih mencatat kenaikan sekitar 5% year-to-date. Volume perdagangan dalam 24 jam terakhir meningkat hampir 20% mendekati $4 miliar, bertepatan dengan upaya harga bertahan di area support.
Data derivatif dari CoinGlass menunjukkan open interest (OI) XRP stagnan di kisaran $3,5 miliar – $4,5 miliar dalam beberapa bulan terakhir. Pola OI yang stabil ini pernah terjadi sebelumnya dan diikuti lonjakan harga signifikan.
Dari analisis teknikal, grafik XRP/USDT menunjukkan fase kompresi harga yang kuat di sekitar level $2. Kondisi ini mengindikasikan konsolidasi sebelum pasar menentukan arah. Jika harga menembus resistance di $2,10, skenario bullish semakin terbuka, berpotensi menuju level $3.
Indikator Relative Strength Index (RSI) pada timeframe 4 jam juga menguatkan sinyal beli. RSI bergerak naik melampaui rata-rata bergerak 14-periode, yang sering diartikan sebagai sinyal beli. Namun, investor tetap perlu waspada terhadap potensi penurunan. Jika harga menembus di bawah $1,85, koreksi lanjutan ke $1,75 atau lebih rendah bisa terjadi.
Di tengah potensi pemulihan altcoin, investor juga melirik aset berisiko tinggi seperti proyek presale. Manajemen risiko dan penentuan level invalidasi tetap krusial di tengah volatilitas pasar.
Disclaimer: Investasi kripto berisiko tinggi. Artikel ini hanya sebagai referensi, bukan saran investasi. Lakukan riset mandiri sebelum mengambil keputusan finansial.


