KabarTifa- Ethereum (ETH) kembali mencuri perhatian pasar kripto dengan lonjakan harga yang signifikan. Aset digital terbesar kedua ini berhasil mencapai level $4.391,80 per ETH, menandai kenaikan sebesar +5,98% dalam 24 jam terakhir.
Pencapaian ini semakin mengukuhkan posisi Ethereum sebagai aset kripto dominan dengan kapitalisasi pasar yang fantastis, mencapai $530,10 miliar. Volume perdagangan harian pun tak kalah mencengangkan, mencapai $50,07 miliar.

Kenaikan harga ETH kali ini bukan sekadar reli sesaat. Banyak analis meyakini bahwa Ethereum sedang memasuki fase bullish baru, terutama menjelang momen penting di kuartal akhir 2025.
Dalam pergerakan hariannya, Ethereum sempat menyentuh titik terendah di $4.125,54 dan mencapai puncak di $4.399,92. Angka ini hanya sedikit di bawah rekor tertinggi sepanjang masa (ATH) di $4.953,73. Performa Ethereum dalam beberapa bulan terakhir menunjukkan tren kenaikan yang konsisten, didorong oleh akumulasi dari investor ritel maupun institusi. Dengan jumlah sirkulasi mencapai 120,70 juta ETH, Ethereum semakin menegaskan perannya sebagai fondasi utama dalam ekosistem Web3, DeFi, dan NFT.
Beberapa faktor utama yang mendorong lonjakan harga Ethereum meliputi:
- Antisipasi persetujuan ETF Ethereum Spot di AS.
- Peningkatan adopsi solusi Layer-2 seperti Arbitrum dan Optimism.
- Pertumbuhan ekosistem DeFi dan NFT di jaringan Ethereum.
- Sentimen pasar yang positif terhadap aset kripto secara umum.
Dari analisis teknikal, Ethereum saat ini berada dalam fase bullish yang kuat dengan resistance terdekat di $4.400. Jika level ini berhasil ditembus, peluang menuju ATH di $4.950 akan semakin terbuka lebar. Namun, Relative Strength Index (RSI) yang mendekati level overbought mengindikasikan potensi koreksi kecil dalam jangka pendek sebelum melanjutkan reli.
Jika momentum positif ini terus berlanjut, proyeksi jangka pendek Ethereum berada di kisaran $4.800 – $5.000, yang berpotensi menembus rekor tertinggi baru. Untuk jangka menengah, dengan semakin kuatnya dukungan regulasi dan aliran dana institusi melalui ETF, Ethereum diperkirakan bisa mencapai kisaran $6.000 – $6.500 dalam 6–12 bulan mendatang.
Namun, investor tetap harus waspada terhadap volatilitas pasar kripto. Koreksi sehat ke level $4.100 – $3.850 masih sangat mungkin terjadi sebagai bagian dari konsolidasi tren bullish jangka panjang.
Kenaikan harga Ethereum ke atas $4.390 menandakan bahwa aset kripto terbesar kedua ini berada di jalur bullish yang solid. Faktor fundamental berupa adopsi institusional, keselarasan regulasi, hingga perkembangan ekosistem blockchain semakin memperkuat posisinya sebagai aset kripto paling vital setelah Bitcoin.
Dengan potensi menembus ATH dalam waktu dekat, Ethereum siap menjadi bintang utama di kuartal akhir 2025. Bagi investor, ini bisa menjadi momentum emas untuk memperkuat posisi, tentunya dengan tetap mengelola risiko dari volatilitas yang melekat pada pasar kripto. Informasi ini disadur dari kabartifa.id.

