KabarTifa- Seorang penambang independen berhasil membuat heboh dunia kripto. Ia sukses menambang blok Bitcoin #910.440 dan mendapatkan hadiah fantastis: 3.137 BTC, setara dengan US$ 365.000 berdasarkan harga saat ini (kabartifa.id). Kemenangan ini terjadi di tengah dominasi perusahaan tambang Bitcoin raksasa.
Blok tersebut, yang memuat 4.913 transaksi, ditambang melalui Solo CKPool, platform yang memungkinkan penambang anonim terhubung ke jaringan Bitcoin tanpa perlu menjalankan full node sendiri. Keberhasilan ini pun mengundang pertanyaan: siapakah penambang misterius ini?

Istilah "solo miner" tak selalu berarti seorang individu dengan laptop rumahan. Di era modern, solo mining bisa merujuk pada operasi mandiri, skala kecil hingga menengah, yang tak berafiliasi dengan perusahaan tambang besar seperti Foundry, MARA, atau Luxor. Beberapa influencer kripto di X menyebutnya sebagai "menang lotre," namun para ahli menekankan bahwa ini bisa juga merupakan operasi dengan infrastruktur kuat, hanya saja bukan perusahaan publik.
Dahulu, menambang Bitcoin cukup dengan laptop. Namun, seiring meningkatnya kesulitan, mining kini menjadi bisnis besar dengan gudang berisi ratusan hingga ribuan mesin khusus. Biaya operasional yang tinggi dan fluktuasi harga Bitcoin memaksa banyak penambang menjual hasil tambang mereka atau beralih ke sektor lain, seperti pusat data AI.
Harga Bitcoin sendiri, menurut data Coingecko pada Selasa (19/8/2025), berada di angka US$ 116.521, turun 0,7% dalam 24 jam terakhir. Namun, kisah penambang independen ini mengingatkan kita bahwa peluang, sekecil apapun, tetap ada di dunia kripto.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan pembaca.
Editor: BobonSyah
