Editor: BobonSyah
KabarTifa- Jakarta – Di tengah gejolak dan tekanan yang masih menyelimuti pasar kripto global, Pi Network (PI) secara mengejutkan mencatatkan lonjakan harga yang signifikan. Aset digital ini meroket 6,54% dalam kurun waktu 24 jam terakhir, sebuah pergerakan yang kontras dengan mayoritas mata uang kripto lainnya yang cenderung melemah. Kenaikan ini sontak menarik perhatian pelaku pasar, mengingat PI sebelumnya telah mengalami koreksi tajam, anjlok lebih dari 95% dari puncaknya di tahun 2025.

Menurut pengamatan pasar pada Sabtu (31/1), reli harga PI kali ini disinyalir bukan didorong oleh perubahan fundamental yang mendalam. Sebaliknya, kombinasi faktor teknikal, pergeseran perilaku investor besar atau "whale," serta beberapa pembaruan minor pada ekosistemnya menjadi katalis utama. Fenomena ini lebih tepat digambarkan sebagai "technical rebound" atau "relief rally" setelah periode tekanan jual yang panjang.
Rebound dari Kondisi Jenuh Jual Ekstrem
Salah satu pemicu utama di balik penguatan harga Pi Network adalah kondisi teknikalnya yang telah mencapai titik jenuh jual ekstrem. Indikator Relative Strength Index (RSI) Pi Network sempat anjlok hingga menyentuh level 27,6, menandai titik terendah sejak Oktober 2025. Secara umum, level RSI di bawah 30 sering diinterpretasikan sebagai sinyal "oversold" yang kuat, kerap memicu aksi beli spekulatif dari para trader yang melihat peluang pembalikan harga.
Selain itu, indikator Moving Average Convergence Divergence (MACD) yang berada di area negatif (-0,00208) mulai menunjukkan tanda-tanda tekanan bearish yang memudar. Kombinasi sinyal teknikal ini mendorong para trader jangka pendek untuk masuk ke pasar, terutama setelah harga PI berhasil mempertahankan area support krusial di sekitar $0,16.
Dari perspektif teknikal, level $0,175 kini menjadi area pivot yang sangat penting. Jika PI mampu bertahan dan menutup perdagangan harian di atas level ini, potensi penguatan lebih lanjut masih terbuka lebar. Namun, zona $0,20 hingga $0,202, yang bertepatan dengan level Fibonacci retracement 23,6%, diperkirakan akan menjadi area resistensi kuat yang perlu ditembus dalam waktu dekat.
Perubahan Perilaku Whale Meredakan Tekanan Jual
Faktor lain yang turut menopang reli harga PI adalah perubahan perilaku dari para pemegang besar atau "whale." Data on-chain mengindikasikan bahwa whale terbesar Pi Network, yang menguasai sekitar 384 juta PI atau setara lebih dari $64 juta, telah menghentikan aksi jualnya. Sebelumnya, whale ini terpantau melakukan akumulasi selama 17 hari berturut-turut.
Meskipun whale tersebut belum melanjutkan pembelian secara agresif, absennya tekanan jual dari alamat-alamat besar ini telah memberikan stabilitas sementara pada harga PI. Di samping itu, arus masuk token ke bursa juga tercatat menurun drastis, hanya sekitar 2 juta PI per hari, jauh di bawah jadwal unlock bulanan yang mencapai 35 juta PI pada Februari.
Namun demikian, risiko struktural masih membayangi. Sepanjang tahun 2026, Pi Network dijadwalkan untuk membuka sekitar 1,3 miliar token PI, dengan rata-rata 17 juta PI per bulan. Jumlah ini berpotensi kembali menekan harga jika permintaan pasar tidak tumbuh secara signifikan untuk menyerap pasokan tambahan tersebut.
Pembaruan Ekosistem Beri Dorongan Psikologis
Dari sisi pengembangan proyek, Pi Network juga mencatatkan beberapa pembaruan minor yang turut memberikan sentimen positif di kalangan komunitas. Pada Januari 2026, tim Pi memperkenalkan "Test-Pi payment tools," yang memungkinkan uji coba sistem pembayaran berbasis PI. Selain itu, kemitraan dengan CiDi Games juga diumumkan sebagai bagian dari upaya untuk memperluas kasus penggunaan token PI.
Meskipun adopsi nyata dari pembaruan ini masih sangat terbatas dan belum menyentuh sektor DeFi atau ekosistem terbuka yang lebih luas, langkah-langkah tersebut setidaknya menunjukkan bahwa pengembangan proyek masih terus berjalan. Bagi komunitas Pi Network, hal ini menjadi dorongan psikologis yang penting setelah periode panjang tekanan harga dan minimnya kabar signifikan.
Kesimpulan dan Peringatan Investor
Kenaikan harga Pi Network sebesar 6,54% dalam 24 jam terakhir lebih banyak dipicu oleh faktor teknikal dan sentimen jangka pendek, bukan oleh perubahan fundamental yang mendasar. Kondisi oversold ekstrem, berkurangnya tekanan jual dari whale, serta pembaruan ekosistem skala kecil menjadi katalis utama reli ini.
Namun, dengan RSI yang masih berada di bawah 30 (29,23) dan jadwal unlock token yang agresif, volatilitas tinggi diperkirakan masih akan berlanjut. Area $0,17 kini menjadi level kunci yang perlu dipertahankan. Jika Bitcoin kembali melemah dan menguji area $81.000, tekanan jual terhadap PI berpotensi kembali meningkat.
Bagi investor, fase ini lebih cocok dipandang sebagai reli teknikal jangka pendek. Penting untuk terus memantau data on-chain, pergerakan whale, dan perkembangan fundamental Pi Network ke depan sebelum mengambil keputusan investasi.
DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Investasi dan trading kripto aman hanya di Tokocrypto. Ikuti Google News Tokonews untuk update berita crypto dan download aplikasi trading bitcoin & crypto sekarang!
Tokocrypto Berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

