Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Pi Network Terjun Bebas! Akankah Bangkit Lagi?
    Crypto

    Pi Network Terjun Bebas! Akankah Bangkit Lagi?

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini02-02-2026 - 13.00Tidak ada komentar4 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    Editor: BobonSyah

    KabarTifa- Pasar kripto kembali dihebohkan dengan performa mengecewakan Pi Network (PI). Pada Senin (2/2), harga aset digital yang sempat digadang-gadang ini terpantau anjlok signifikan, melanjutkan tren penurunan yang telah membelenggu sejak awal tahun. Dalam kurun waktu 24 jam saja, nilai PI merosot tajam 5,4%, menembus level krusial $0,152.

    Pi Network Terjun Bebas! Akankah Bangkit Lagi?
    Gambar Istimewa : blockchainmedia.id

    Koreksi masif ini bukan tanpa sebab. Kombinasi sempurna dari derasnya suplai token yang dilepas ke pasar, rusaknya struktur teknikal, serta sentimen ‘risk-off’ ekstrem di pasar kripto global, menjadi pemicu utamanya. Akibatnya, PI kini semakin terpuruk jauh dari puncaknya, memicu kekhawatiran serius di kalangan investor mengenai masa depan dan stabilitas nilai aset ini di tengah badai fundamental yang belum menunjukkan tanda-tanda mereda.

    Tekanan Unlock Token Semakin Membesar

    Salah satu hantu utama yang menghantui pergerakan harga PI adalah banjir token yang dilepas ke sirkulasi. Sepanjang Februari ini, lebih dari 133 juta token PI telah membanjiri pasar. Angka ini baru permulaan dari total sekitar 1,3 miliar token PI yang dijadwalkan akan dilepas secara bertahap dalam kurun waktu 12 bulan ke depan.

    Dengan rata-rata 4,6 juta PI yang dilepaskan setiap hari, tekanan suplai melonjak drastis. Di tengah lesunya permintaan, gelombang suplai ini secara langsung mengikis kelangkaan dan menciptakan tekanan jual yang masif, sulit untuk diimbangi oleh daya beli pasar. Fakta menarik lainnya adalah lonjakan volume perdagangan hingga 300%, mencapai sekitar $28 juta dalam 24 jam. Namun, peningkatan ini justru menjadi indikasi kuat bahwa mayoritas aktivitas berasal dari aksi jual panik, bukan upaya akumulasi. Ini menegaskan bahwa para investor dan pemegang token memanfaatkan setiap kenaikan harga minor sebagai kesempatan emas untuk melepaskan kepemilikan mereka.

    Breakdown Teknikal Memperburuk Sentimen

    Secara teknikal, Pi Network berada di ambang jurang. Harga telah resmi menembus level support psikologis krusial di $0,20, yang sebelumnya diyakini sebagai benteng pertahanan terakhir. Jebolnya support ini sontak memicu gelombang aksi jual susulan, mempercepat spiral penurunan harga.

    Indikator Relative Strength Index (RSI) 14 hari kini terjerembap di angka 21,81, sebuah sinyal ‘oversold’ ekstrem. Ironisnya, kondisi ‘oversold’ ini belum disertai dengan tanda-tanda konfirmasi pembalikan arah yang meyakinkan. Sementara itu, Moving Average Convergence Divergence (MACD) masih memancarkan momentum ‘bearish’ tanpa adanya divergensi positif yang berarti. Lebih lanjut, harga PI kini terperosok di bawah semua garis ‘moving average’ utama, dengan SMA 7 hari di $0,1666 dan SMA 30 hari di $0,1925. Struktur ini secara gamblang mengonfirmasi dominasi mutlak para penjual dalam jangka pendek hingga menengah.

    Apabila tekanan jual tak kunjung reda, level $0,15 akan menjadi ujian support yang sangat menentukan. Jika benteng ini runtuh, tidak menutup kemungkinan PI akan meluncur bebas menuju area psikologis $0,10.

    Sentimen Pasar Kripto Masuk Fase Extreme Fear

    Kondisi Pi Network yang memprihatinkan ini tak lepas dari sentimen pasar kripto global yang sedang dilanda ketakutan ekstrem. Dalam beberapa hari terakhir, sang raja kripto, Bitcoin, juga mengalami koreksi, menyeret mayoritas altcoin ke jurang merah. Total kapitalisasi pasar kripto global tercatat menyusut sekitar 6%, sementara Fear & Greed Index terjun bebas ke level 15, sebuah indikator jelas ‘extreme fear’. Di tengah iklim pasar yang penuh ketidakpastian ini, investor cenderung menarik diri dari aset berisiko tinggi, terutama altcoin dengan fundamental dan likuiditas yang masih rapuh.

    Namun, perlu dicatat bahwa anjloknya harga PI jauh melampaui rata-rata koreksi pasar secara umum. Sejak mencapai puncaknya di $2,98, PI telah kehilangan sekitar 93% dari nilainya, sebuah penurunan yang sangat drastis dan jauh lebih parah dibandingkan pergerakan pasar kripto dalam sebulan terakhir.

    Singkatnya, pelemahan harga Pi Network merupakan cerminan dari perpaduan mematikan antara tokenomics yang cenderung inflasioner, struktur teknikal yang hancur lebur, dan psikologi pasar yang sangat rapuh. Meskipun indikator RSI telah menjerit ‘oversold’ dan secara teoretis bisa memicu pantulan harga jangka pendek, bayangan 1,3 miliar token yang masih akan dilepas ke pasar membuat potensi pemulihan terlihat sangat terbatas, kecuali ada katalis fundamental yang benar-benar kuat.

    Kini, sorotan utama investor tertuju pada level $0,15. Apabila benteng pertahanan ini tak mampu dipertahankan, tekanan jual diprediksi akan terus berlanjut, berpotensi menyeret PI ke rekor terendah baru. Pasar akan terus mengamati dengan seksama, mencari tanda-tanda akumulasi masif atau perubahan fundamental signifikan yang sanggup membalikkan arah tren dalam waktu dekat.

    Untuk informasi dan analisis pasar kripto terkini lainnya, kunjungi kabartifa.id.

    DISCLAIMER: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePeringatan Keras! Ethereum di Ambang Kehancuran?
    Next Article XRP di Bawah $2: Sinyal Bahaya atau Peluang Emas?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    PEPE Anjlok 31%, Akankah Melonjak Fantastis ke US$0,000020?

    04-02-2026 - 05.45
    Crypto

    SOL Bakal Meroket? Ini Dia Titik Balik Krusial!

    04-02-2026 - 05.30
    Crypto

    Prediksi Ngeri XRP: Akankah Sejarah Terulang?

    04-02-2026 - 05.15
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.