KabarTifa- Analis kripto yang menggunakan nama samaran Orbion memprediksi puncak siklus pasar kripto akan terjadi pada Oktober mendatang. Pernyataan ini disampaikannya di tengah koreksi harga Bitcoin (BTC) yang beberapa waktu lalu sempat menyentuh kisaran US$ 114.900. Namun, menurut Orbion, kondisi pasar saat ini justru merupakan "setup paling bullish" yang pernah ia lihat.
Dalam analisis terbarunya di kabartifa.id, Orbion memaparkan bahwa kombinasi faktor makro, teknikal, dan pergeseran modal telah menciptakan kondisi yang ideal untuk fase puncak siklus. Ia bahkan menyebut Ethereum dan altcoin sebagai penggerak utama dalam tren ini. Orbion menekankan bahwa Bitcoin belum mencapai ATH (All-Time High) terhadap emas sejak 2021, menjadikan emas sebagai patokan utama aset store-of-value. "Gap ini bukan kelemahan, melainkan peluang," tegasnya. Ia menambahkan bahwa setiap siklus, Bitcoin menutup kesenjangan ini dengan cepat dan biasanya prosesnya sangat signifikan.

Pidato Ketua The Fed, Jerome Powell, di Jackson Hole menjadi katalis terbaru. Konfirmasi Powell tentang pemangkasan suku bunga pada September meningkatkan probabilitas FedWatch kembali ke 91 persen setelah sempat turun ke 73 persen. "Kebijakan pelonggaran berarti likuiditas segar kembali ke pasar, dan pasar kripto akan menjadi penerima manfaat utama," jelas Orbion.
Meskipun Bitcoin saat ini bergerak di kisaran US$ 102.000 – US$ 115.000, Orbion menilai kelemahan ini bersifat sementara. Menurutnya, level US$ 100.000 merupakan garis psikologis penting. "Selama level tersebut bertahan, struktur bullish tetap utuh," ujarnya. Ia menambahkan bahwa ETF dan pembeli institusional masih menjadi pendorong arus masuk jangka panjang, sementara penurunan harga lebih banyak disebabkan oleh manuver taktis.
Ethereum, yang telah menembus ATH $4.890, memimpin reli. Narasi seputar staking, arus masuk ETF, dan aset dunia nyata (RWA) menjadikan ETH sebagai pusat pergeseran modal. "Ketika ETH outperform, altcoin cenderung mengikuti secara agresif. Data arus sudah mengonfirmasi peralihan modal dari BTC ke altcoin, inilah pola awal setiap altseason," tulisnya.
Orbion juga mengamati grafik OTHERS/BTC, yang menunjukkan altcoin berhasil bertahan di support mingguan. Ia menilai pasar masih jauh dari tanda euforia ritel. "Ketakutan bahwa kita sudah di puncak terlalu dini. Puncak baru yang sebenarnya datang saat munculnya mania massal. Saat ini, penurunan harga masih terlihat sehat," jelasnya.
Orbion memperkirakan Oktober sebagai momen puncak siklus. Strategi yang ia sarankan adalah buy the dips, bukan breakouts, serta menggunakan DCA (Dollar Cost Averaging) dan melakukan profit-taking bertahap.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai nasihat investasi atau saran trading. Investasi di mata uang kripto memiliki risiko tinggi dan volatil. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.
