KabarTifa- Geger! Dunia kripto dihebohkan dengan transfer kolosal XRP senilai Rp 1,2 triliun (US$ 73,38 juta). Whale Alert, firma pemantau blockchain ternama, mendeteksi perpindahan 29,5 juta XRP dari dompet anonim ke bursa Coinbase. Transaksi tunggal bernilai fantastis ini memicu spekulasi liar di kalangan trader. Apakah ini sinyal jual besar-besaran yang akan menghantam harga XRP?
Transfer masif ini terjadi di tengah pelemahan pasar kripto secara umum setelah periode kenaikan harga yang signifikan. Ironisnya, XRP justru masih menunjukkan performa positif, naik sekitar 6,87% dalam 24 jam terakhir dan sempat menyentuh US$ 2,63 sebelum sedikit melambat. Kenaikan ini diduga dipicu oleh aksi ambil untung investor jangka pendek.

Aktivitas whale yang semakin sering melakukan transaksi besar-besaran, termasuk transfer XRP ini, semakin memperkuat dugaan akan aksi jual besar-besaran. Hal ini menimbulkan pertanyaan: apakah investor institusional sedang bersiap untuk mengurangi kepemilikan XRP mereka?
Meskipun demikian, XRP tetap menunjukkan ketahanan yang mengesankan dibandingkan aset kripto lain yang tengah mengalami penurunan. Volume perdagangan XRP bahkan melonjak lebih dari 139%, menunjukkan minat pasar yang masih tinggi terhadap aset digital ini.
Banyak analis masih optimistis XRP dapat bertahan di atas US$ 2, bahkan beberapa memprediksi kenaikan hingga US$ 3 dalam waktu dekat. Namun, potensi kenaikan ini tetap bergantung pada kelanjutan aksi jual para whale. Sentimen pasar saat ini masih positif, dengan harapan XRP dapat mencetak rekor harga tertinggi baru sebelum tren bullish berakhir.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai saran investasi atau ajakan trading. Pasar kripto sangat volatil dan berisiko tinggi. Lakukan riset menyeluruh sebelum berinvestasi. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan yang Anda alami.
Editor: BobonSyah
