Standard Chartered Prediksi MORPHO Bisa Naik 2.900%, Sinyal Bullish di Tengah Ketidakpastian Pasar Kripto
KabarTifa.ID – 02 Juli 2026 | Proyeksi ambisius dari Standard Chartered bahwa harga Morpho (MORPHO) berpotensi melonjak hingga 2.900% pada tahun 2030 telah memicu gelombang antusiasme di pasar aset digital. Prediksi ini, yang menempatkan target harga MORPHO di angka US$60, secara signifikan menarik perhatian investor dan analis, terutama mengingat sentimen pasar kripto yang cenderung berhati-hati belakangan ini. Kenaikan harga MORPHO sebesar 13% pada 1 Juli, mencapai sekitar US$2,11, menjadi bukti awal respons pasar terhadap pandangan positif dari institusi keuangan global tersebut. Menariknya, Standard Chartered Prediksi MORPHO Bisa Naik 2.900% ini muncul di saat beberapa bank besar justru menurunkan target untuk aset kripto unggulan seperti Bitcoin dan Ethereum.
Morpho: Protokol Lending DeFi yang Menjanjikan
Analis Standard Chartered, Geoff Kendrick, menyoroti Morpho sebagai salah satu protokol yang berada di posisi strategis untuk meraup keuntungan dari pertumbuhan pesat sektor Decentralized Finance (DeFi) dan tren tokenisasi aset. Menurut Kendrick, Morpho memiliki fondasi yang kuat untuk berkembang seiring dengan masuknya semakin banyak aset ke dalam ekosistem DeFi. Status Morpho sebagai salah satu protokol lending terbesar dengan kondisi keuangan yang relatif sehat menjadi faktor kunci yang dinilai mampu mendorong skalabilitas bisnisnya.
Data terkini dari DeFiLlama menempatkan Morpho sebagai protokol DeFi terbesar ketiga, hanya berada di belakang Lido dan Aave. Total Value Locked (TVL) yang mencapai sekitar US$6,52 miliar mengukuhkan posisi Morpho sebagai pemain utama dalam sektor lending DeFi, terutama di tengah meningkatnya minat terhadap aplikasi keuangan on-chain.
Proyeksi Pertumbuhan TVL dan Dampaknya pada Harga MORPHO
Pandangan bullish Standard Chartered terhadap MORPHO didukung oleh proyeksi pertumbuhan TVL yang luar biasa. Bank investasi ini memperkirakan TVL Morpho dapat meroket hingga 37 kali lipat pada tahun 2030, dari posisi saat ini sekitar US$6,52 miliar menjadi US$241 miliar. Pertumbuhan TVL yang signifikan ini menjadi dasar utama di balik target harga MORPHO di US$60. Peningkatan TVL diharapkan akan mendorong aktivitas protokol, yang pada gilirannya akan meningkatkan potensi nilai ekonomi bagi ekosistem Morpho secara keseluruhan.
Di luar proyeksi TVL, Standard Chartered Prediksi MORPHO Bisa Naik 2.900% juga didorong oleh keyakinan pada dua katalis utama: DeFi dan tokenisasi aset. Tokenisasi berpotensi membuka pintu bagi aset dunia nyata untuk masuk ke dalam infrastruktur blockchain, sementara DeFi menawarkan sistem keuangan terbuka untuk aktivitas lending, borrowing, dan yield generation. Jika kedua sektor ini terus berkembang, Morpho diprediksi akan menjadi salah satu protokol yang menerima aliran likuiditas besar.
Sinyal Teknis dan Sentimen Pasar Derivatif
Secara teknikal, outlook jangka pendek MORPHO juga menunjukkan sinyal positif. Harga MORPHO dilaporkan membentuk pola double bottom, sebuah formasi yang seringkali mengindikasikan potensi pembalikan arah tren naik. Bottom pertama terbentuk pada 6 Juni di kisaran US$1,58, dan level ini kembali diuji pada 23 Juni, memperkuat sinyal pemulihan jika harga mampu menembus level resistance neckline di sekitar US$2,17. Kenaikan harga pada 1 Juli setelah prediksi Standard Chartered dirilis sempat menguji level neckline ini.
Jika breakout dari pola double bottom terkonfirmasi, MORPHO berpotensi mengalami kenaikan sekitar 37% menuju target teknikal di US$2,98. Indikator Relative Strength Index (RSI) yang berada di sekitar 63 menunjukkan momentum masih berpihak pada pembeli, memberikan ruang bagi kenaikan lebih lanjut selama belum memasuki area overbought ekstrem.
Namun, indikator Average Directional Index (ADX) memberikan catatan kehati-hatian, menunjukkan bahwa tren naik yang membawa MORPHO ke area neckline belum terlalu kuat. Melemahnya tekanan beli dapat menunda atau menggagalkan pergerakan menuju target US$2,98 dalam waktu dekat.
Di pasar derivatif, sentimen bullish dari Standard Chartered juga tampak mendorong aktivitas. Open interest MORPHO dilaporkan naik 33% menjadi sekitar US$40 juta, sementara volume trading derivatif melonjak 155%. Meskipun demikian, rasio long/short yang berada di sekitar 0,97 menunjukkan bahwa sebagian trader masih bersikap skeptis terhadap keberlanjutan tekanan beli dalam jangka pendek.
Listing Upbit dan Pertimbangan Investasi
Dukungan tambahan datang dari listing MORPHO di bursa kripto besar, Upbit, pada 29 Juni. Listing ini diharapkan dapat meningkatkan visibilitas dan volume perdagangan token, membuka akses bagi lebih banyak trader dan meningkatkan likuiditas pasar.
Secara keseluruhan, Standard Chartered Prediksi MORPHO Bisa Naik 2.900% didukung oleh kombinasi katalis fundamental yang kuat dari pertumbuhan DeFi dan tokenisasi, serta sinyal teknikal yang menjanjikan. Namun, seperti halnya investasi aset kripto lainnya, MORPHO tetap membutuhkan konfirmasi lanjutan dari volume perdagangan yang sehat, open interest yang positif, dan penembusan level resistance kunci untuk memvalidasi skenario bullish jangka panjang.
Penting untuk diingat bahwa investasi dan trading aset kripto memiliki risiko tinggi. Keputusan investasi harus didasarkan pada riset mendalam dan pertimbangan pribadi. Standard Chartered Prediksi MORPHO Bisa Naik 2.900% menjadi salah satu prediksi menarik di tengah dinamika pasar kripto saat ini, namun investor disarankan untuk tetap berhati-hati dan melakukan diversifikasi.
Pergerakan harga Morpho (MORPHO/USDT) pada 2 Juli 2026 menunjukkan potensi kenaikan, namun validitas tren masih perlu dikonfirmasi lebih lanjut.

