Close Menu
    Facebook X (Twitter) Instagram
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    KabarTifa.IDKabarTifa.ID
    Home - Crypto - Trump Bicara Kripto, Bitcoin Malah Ambles!
    Crypto

    Trump Bicara Kripto, Bitcoin Malah Ambles!

    Tifa AnggrainiBy Tifa Anggraini21-03-2025 - 13.00Tidak ada komentar2 Mins Read
    Share Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Reddit Telegram Email
    Trump Bicara Kripto, Bitcoin Malah Ambles!
    Share
    Facebook Twitter LinkedIn Pinterest Email

    KabarTifa- Harga Bitcoin (BTC) dan sejumlah aset kripto lainnya mengalami penurunan pada Kamis (20/3/2025), setelah sempat mengalami kenaikan pasca pengumuman suku bunga The Fed dan pernyataan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Bitcoin merosot ke angka US$ 84.000, setelah sebelumnya menyentuh US$ 87.500. Ethereum juga ikut terdampak, turun dari US$ 1.965 ke US$ 1.66. Beberapa altcoin seperti Dogecoin, IOTA, dan JasmyCoin bahkan mengalami penurunan lebih dari 4%. Secara keseluruhan, kapitalisasi pasar kripto menyusut 1,5% menjadi US$ 2,74 triliun.

    Salah satu faktor penyebab penurunan ini adalah pidato Trump dalam sebuah video di Digital Asset Summit di New York. Meskipun ia menyatakan dukungan terhadap kripto dan potensi aset digital untuk memperkuat dominasi dolar AS, pasar justru kecewa karena absennya kebijakan baru yang konkret. Ekspektasi investor akan penghapusan pajak perdagangan kripto, misalnya, tidak terpenuhi.

    Trump Bicara Kripto, Bitcoin Malah Ambles!
    Gambar Istimewa : cryptoharian.com

    Meski demikian, Trump tetap menunjukkan sikap pro-kripto. Ia mengusulkan pembentukan Cadangan Strategis Bitcoin dari aset sitaan dan "stok nasional kripto" yang terdiri dari koin buatan AS seperti Cardano dan Ripple (XRP). Pemerintahannya juga mendorong SEC untuk menghentikan gugatan hukum terhadap perusahaan kripto besar seperti Ripple, Coinbase, dan Kraken.

    Namun, penurunan harga kripto juga dipengaruhi oleh ketidakpastian pasar pasca keputusan The Fed pada Rabu. Meskipun sempat mengalami kenaikan, harga saham dan kripto kemudian turun karena pelaku pasar masih ragu terhadap waktu penurunan suku bunga selanjutnya. Indeks saham Nasdaq 100 dan S&P 500 masing-masing turun sekitar 0,25%.

    Situasi diperparah oleh "triple witching" yang akan terjadi pada Jumat, di mana kontrak derivatif senilai lebih dari US$ 4,5 triliun akan jatuh tempo. Peristiwa ini seringkali memicu gejolak besar di pasar saham dan kripto.

    Berdasarkan data Coingecko pada Kamis (21/3/2024), Bitcoin berada di angka US$ 84.613, mencerminkan penurunan 1,3% dalam 24 jam terakhir.

    Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan nasihat investasi atau saran trading. Investasi kripto berisiko tinggi dan volatil. kabartifa.id tidak bertanggung jawab atas kerugian atau keuntungan Anda.

    Share. Facebook Twitter Pinterest LinkedIn Tumblr Email
    Previous ArticlePixel 9a: HP Premium Harga Ramah Kantong!
    Next Article Bitcoin Ulang Sejarah 2021?
    Tifa Anggraini
    Tifa Anggraini
    • Website

    Redaksi Utama KabarTifa.ID, yang menjadi sumber bagi laporan-laporan up-to-date seputar dunia teknologi. Peran sentralnya mencakup pengawasan editorial dan penulisan artikel-artikel Teknologi, AI (Kecerdasan Buatan), dan Gadget terbaru, memastikan pembaca mendapatkan Daily Tech News Update yang akurat dan trending.

    Related Posts

    Crypto

    17-02-2026 - 05.15
    Crypto

    17-02-2026 - 05.00
    Crypto

    Ethereum di Ambang Rebound Besar? Sinyal MVRV Mencengangkan!

    16-02-2026 - 19.45
    Add A Comment
    Leave A Reply Cancel Reply

    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest
    • Redaksi
    • Disklaimer
    • Pedoman Media Siber
    • Kontak
    • Tentang Kami
    • Indexs Post
    • Privacy Policy
    © 2026 ThemeSphere. Designed by kabartifa.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.