Editor: BobonSyah
KabarTifa- Pasar kripto kembali diwarnai gejolak, dan Onyxcoin (XCN) tak luput dari sorotan. Setelah mengalami koreksi tajam dalam beberapa sesi terakhir, gelombang penjualan masif dari investor jangka pendek membanjiri bursa. Data on-chain mencatat sekitar 350 juta token XCN telah berpindah ke platform perdagangan hanya dalam sepekan, mengindikasikan lonjakan niat jual di tengah meningkatnya volatilitas.

Analisis pasar menunjukkan bahwa lonjakan pasokan ke bursa ini menyusul penurunan harga XCN sekitar 12 persen dalam hitungan hari. Kondisi tersebut sontak memicu kepanikan, terutama di kalangan trader jangka pendek yang memilih untuk melepas aset mereka lebih awal, ketimbang menanti kepastian arah harga. Akibatnya, volatilitas jangka pendek kian membesar, menciptakan ketidakpastian di pasar.
Indikator On-chain XCN Memberi Harapan
Namun, di balik hiruk pikuk penjualan, indikator on-chain XCN justru memancarkan sinyal yang lebih konstruktif. Data MVRV Long/Short Difference menunjukkan tren kenaikan yang signifikan. Ini mengindikasikan bahwa profitabilitas investor jangka pendek mulai berkurang dibandingkan dengan pemegang jangka panjang. Secara historis, kondisi semacam ini seringkali menjadi prekursor meredanya tekanan jual, karena insentif untuk melepas aset dengan keuntungan minimal semakin menipis. Dengan demikian, peluang stabilisasi harga XCN dinilai semakin terbuka, seiring dengan terserapnya kelebihan pasokan di pasar.
Analisis Teknikal: Bertahan di Atas Level Kunci
Secara teknikal, Onyxcoin (XCN) saat ini bertengger di level US$0,0057, menunjukkan ketahanan dengan tetap kokoh di atas level support krusial US$0,0054. Dalam sebulan terakhir, pergerakan harga XCN telah membentuk pola ‘bullish flag’, sebuah formasi yang kerap diinterpretasikan sebagai sinyal kelanjutan tren naik setelah periode konsolidasi yang intens.
Proyeksi Harga XCN: Siap Melambung 150%?
Berdasarkan analisis pola tersebut, XCN memiliki potensi lonjakan harga yang signifikan, diperkirakan mencapai sekitar 150 persen, dengan target ambisius di area US$0,0156 jika konfirmasi breakout terjadi. Tentu saja, skenario optimistis ini sangat bergantung pada dukungan sentimen pasar yang lebih luas dan permintaan yang berkelanjutan.
Dalam jangka pendek, para analis memantau ketat level resistensi US$0,0077. Penembusan level ini akan menjadi indikasi awal konfirmasi tren bullish, membuka jalan bagi XCN untuk bergerak menuju US$0,0095, dan bahkan menguji level psikologis penting di US$0,0100.
Risiko Penurunan Tetap Mengintai
Namun, kewaspadaan tetap diperlukan. Apabila sentimen pasar global kembali memburuk, risiko penurunan harga XCN tidak dapat diabaikan. Kegagalan mempertahankan level support saat ini dapat menyeret harga turun ke US$0,0047, dan dalam skenario terburuk, bahkan menyentuh US$0,0041. Penurunan di bawah area krusial ini akan secara efektif membatalkan narasi bullish dan menunda potensi pemulihan harga yang diharapkan.
Para analis dari platform perdagangan terkemuka menyoroti fenomena ‘divergensi’ antara kepanikan jual investor ritel dan akumulasi cerdas dari ‘smart money’ sebagai sinyal potensial untuk mencapai titik terendah (bottoming). "Jika XCN berhasil mempertahankan support di US$0,0054 dan menembus resistensi terdekat, target harga US$0,0156 adalah skenario bullish yang sangat realistis," ungkap seorang analis. "Ini adalah pola klasik ‘shakeout before breakout’, di mana pasar membersihkan tangan-tangan lemah sebelum lonjakan signifikan," tambahnya.
Dapatkan informasi terkini seputar dunia kripto dan analisis pasar eksklusif hanya di kabartifa.id.

