Editor: BobonSyah
KabarTifa- Harga XRP kembali menjadi sorotan tajam setelah diperdagangkan di ambang level support krusial pekan ini. Berupaya pulih dari gejolak pasar terkini, aset kripto ini kini menghadapi tekanan signifikan yang memunculkan kekhawatiran serius akan potensi penurunan drastis hingga 50% jika level vital ini gagal dipertahankan. Namun, di tengah awan mendung, secercah harapan dari indikator bullish juga mulai terlihat.

Pada Senin (17/12), XRP sempat mengalami koreksi sekitar 6%, melanggar batas bawah rentang pergerakan setahun terakhirnya. Penurunan mendadak ini memicu alarm di kalangan investor, namun XRP berhasil menstabilkan diri di zona support vital yang sebelumnya terbukti menjadi titik pemicu rebound berulang kali sejak breakout pada November 2024. Area ini kini menjadi penentu nasib jangka pendek XRP.
Peringatan Keras dari Analis Pasar
Data perdagangan menunjukkan bahwa setiap kali terjadi koreksi besar dalam setahun terakhir, XRP selalu kembali menguji area support yang sama dan sejauh ini mampu bertahan, lalu kembali naik di atas level sebelumnya. Namun, sejumlah analis memperingatkan bahwa kegagalan mempertahankan posisi ini dapat berimplikasi serius.
Analis pasar terkemuka, Ali Martinez, menyatakan bahwa XRP telah jatuh di bawah rentang harga satu tahunnya. Menurutnya, kondisi ini berpotensi membuka gerbang penurunan hingga 50% apabila level support saat ini jebol. Martinez menekankan bahwa XRP harus mencatatkan penutupan harian di atas ambang batas bawah rentang tersebut untuk mencegah terjun bebas menuju level support utama yang terakhir terlihat lebih dari setahun lalu.
Peringatan serupa juga disampaikan oleh analis Cheds Trading. Ia menilai XRP tengah mendekati titik breakdown pada kerangka waktu yang lebih tinggi (high timeframe). Cheds menyebutkan adanya potensi pembentukan pola rounding top atau double top. Jika pola double top terkonfirmasi dengan hilangnya neckline, harga XRP berisiko anjlok mengikuti proyeksi pergerakan terukur menuju rata-rata pergerakan 200 hari (200-day moving average) dan area harga yang jauh lebih rendah.
Sinyal Optimisme di Tengah Tekanan
Namun, di tengah awan mendung, tidak semua analis menyerah pada pesimisme. Trader Niels justru mengidentifikasi sinyal bullish yang menjanjikan pada level harga saat ini. Ia menyoroti kemunculan bullish divergence pada timeframe harian ketika XRP menguji zona support. Menurut Niels, kondisi ini membuka koridor bagi pergerakan naik, dengan potensi reli lanjutan jika harga berhasil menembus zona resistance dalam beberapa pekan ke depan.
Secara harga, XRP saat ini diperdagangkan berada di rentang 1,91 hingga 1,93 dolar AS di bursa-bursa utama. Data Binance menunjukkan harga sekitar 1,93 dolar AS per token dengan kenaikan harian sekitar 3-4%, sementara CoinGecko mencatat harga komposit di sekitar 1,91 dolar AS dengan volume perdagangan harian mendekati 2,8 miliar dolar AS.
Secara year-to-date, XRP masih berada di bawah level awal Desember sekitar 2,20 dolar AS, mencerminkan koreksi sekitar 10-15% dari puncaknya di awal Desember. Meskipun demikian, harga saat ini tetap jauh di atas palung pertengahan 2024 di sekitar 0,32 dolar AS. Secara struktural, XRP juga masih sekitar 45% di bawah rekor harga tertingginya di 3,65 dolar AS, menunjukkan bahwa pergerakan harga terkini masih dalam fase konsolidasi yang lebih luas pasca-reli impresif sepanjang 2024-2025.
Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi dan segala keputusan investasi yang diambil oleh Anda berdasarkan rekomendasi, riset, dan informasi seluruhnya merupakan tanggung jawab Anda. Tidak ada lembaga atau otoritas negara yang bertanggung jawab atas risiko investasi tersebut. Konten ini hanya bersifat informasi bukan ajakan menjual atau membeli.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai berita kripto dan aplikasi trading, ikuti Google News Tokonews dan unduh aplikasi trading bitcoin & kripto sekarang! Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.

