KabarTifa- XRP, aset kripto yang tengah menjadi sorotan, mengalami konsolidasi yang mencapai titik jenuh setelah berbulan-bulan bergerak dalam pola menyempit. Situasi ini memicu spekulasi di kalangan trader, termasuk CasiTrades, seorang trader populer di platform X. Menurut analisis CasiTrades, yang dikutip kabartifa.id, pasar kripto saat ini berada di titik kritis, mengarah pada dua skenario ekstrem: breakout besar atau penurunan tajam sebelum akhirnya melesat naik.
Harga XRP masih tertahan di level resisten US$ 2,25, yang disebut CasiTrades sebagai "pagar utama". Jika gagal menembusnya, koreksi harga menuju US$ 2,01, US$ 1,90, bahkan US$ 1,55 masih mungkin terjadi. Namun, CasiTrades menekankan bahwa level-level tersebut bukan target bearish, melainkan zona momentum, area di mana pasar biasanya membersihkan likuiditas sebelum menuju gelombang berikutnya.

Faktor waktu juga menjadi kunci. Hari Rabu, yang seringkali menjadi titik balik sentimen pasar, dianggap sebagai momen krusial. CasiTrades memprediksi kemungkinan terjadinya "fakeout"—penurunan tajam yang mengejutkan, lalu berbalik naik menjelang akhir pekan. Ia menambahkan bahwa kondisi makro global turut memperkuat potensi volatilitas ini.
Analisis teknis CasiTrades menunjukkan RSI mendekati breakout dari pola segitiga turun, mengindikasikan potensi ledakan volatilitas, baik naik maupun turun. Kesimpulannya, pasar XRP berada di ambang pergerakan besar, dan waktu menjadi faktor penentu.
Disclaimer: Artikel ini bertujuan informatif dan bukan sebagai saran investasi atau trading. Investasi kripto berisiko tinggi. Lakukan riset sebelum berinvestasi.
