KabarTifa- XRP memasuki Desember 2025 dengan posisi yang menarik. Di satu sisi, dana segar terus mengalir masuk melalui ETF. Namun, di sisi lain, tekanan jual dari investor jangka panjang dan resistensi kuat di sekitar $2,46 masih menjadi penghalang utama bagi kenaikan harga.
Pada 30 November 2025, XRP diperdagangkan di sekitar $2,196, setelah sempat terkoreksi hampir 13% sepanjang November. Meskipun Desember sering dianggap sebagai bulan yang positif bagi XRP, data historis dan kondisi pasar saat ini memberikan gambaran yang lebih kompleks.

Secara historis, Desember memang cenderung menjadi bulan yang baik bagi XRP, dengan rata-rata kenaikan sekitar 69,6%. Namun, angka ini sangat dipengaruhi oleh reli besar pada tahun 2017. Jika kita melihat beberapa tahun terakhir, performa XRP di bulan Desember jauh lebih moderat. Koreksi yang terjadi pada November 2025 membuat banyak investor bertanya-tanya apakah "keajaiban Desember" masih relevan tahun ini, terutama dengan pasar kripto yang secara umum tidak terlalu agresif.
Di tengah keraguan ini, permintaan institusional melalui ETF muncul sebagai faktor baru yang berpotensi mengubah dinamika harga XRP di bulan Desember. Ray Youssef, CEO platform NoOnes, berpendapat bahwa Desember 2025 bisa berbeda dari tahun-tahun sebelumnya karena adanya aliran dana institusional.
"Desember kemungkinan akan sangat berbeda untuk XRP tahun ini, terutama karena permintaan institusional sudah hadir," ujarnya. Youssef mencatat bahwa XRP telah menikmati serangkaian arus masuk ETF selama beberapa hari berturut-turut, dengan total lebih dari $640 juta. Menurutnya, keberlanjutan aliran dana ETF ini berpotensi menjadi pendorong utama harga XRP di bulan Desember.
Meskipun demikian, Youssef menekankan bahwa risiko tetap ada. Jika sentimen pasar kripto memburuk dan aliran dana ETF berbalik, XRP kemungkinan akan mengikuti pergerakan Bitcoin dan Ethereum, dan kembali menguji level $2. Dengan demikian, hubungan antara ETF dan XRP di bulan Desember dapat dilihat sebagai peluang sekaligus ancaman: kuat selama aliran dana tetap positif, tetapi rentan jika sentimen institusional berubah.
Data on-chain menunjukkan bahwa pemegang XRP jangka panjang justru mengurangi kepemilikan mereka. Dalam sebulan terakhir, investor yang memegang XRP selama 1-2 tahun dan 2-3 tahun telah mengurangi kepemilikan mereka masing-masing sebesar 0,14% dan 0,26%. Perubahan ini mungkin terlihat kecil, tetapi penting karena kedua kelompok ini memegang sebagian besar pasokan XRP. Tekanan jual dari mereka cenderung menghambat upaya kenaikan harga.
Youssef juga menyoroti hal ini: "Pemegang jangka panjang masih mengendalikan bagian pasokan yang tidak proporsional. XRP baru bisa mencatat kenaikan signifikan di bulan Desember jika permintaan institusional cukup kuat untuk mengimbangi tekanan jual dari pemegang jangka panjang."
Secara teknikal, XRP menghadapi zona resistensi yang kuat di sekitar $2,445-$2,460, yang merupakan area dengan konsentrasi harga pokok terbesar, sekitar 1,749 miliar XRP. Area ini sebelumnya juga telah beberapa kali berfungsi sebagai resistensi. Saat ini, harga bergerak di sekitar $2,196, tepat di atas pola double bottom dengan dua pantulan di area $1,772. Pola ini memberikan dasar bagi potensi pemulihan jangka pendek, tetapi beberapa level krusial harus ditembus.
Penutupan harian di atas $2,459 akan membuka jalan ke zona berikutnya di sekitar $2,60-$2,61, yang bertepatan dengan level Fibonacci retracement 61,8% dari penurunan baru-baru ini dan rata-rata pergerakan 200 hari. Target yang lebih realistis untuk Desember adalah $2,60. Breakout yang jelas di atas $2,60 akan menjadi indikasi kuat pertama adanya pergeseran bullish.
Secara keseluruhan, pergerakan harga XRP di bulan Desember 2025 mengerucut pada dua skenario utama: Skenario bullish: XRP berhasil menembus resistensi $2,46, didorong oleh aliran dana ETF yang kuat, dan mencapai target $2,60-$2,61. Skenario bearish: Sentimen pasar memburuk, aliran dana ETF berbalik, dan XRP kembali terkoreksi ke level $2.
Bagi para pelaku pasar, Desember 2025 akan menjadi bulan penentuan: apakah XRP akhirnya mampu menembus "tembok" $2,46 dan mengonfirmasi target $2,60-$2,61, atau justru kembali terkunci pada pola lama, mengikuti arus besar Bitcoin dan Ethereum ke kisaran harga yang lebih rendah.
Disclaimer: Investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Artikel ini hanya bersifat informatif dan bukan merupakan saran finansial. Selalu lakukan riset sendiri sebelum membuat keputusan investasi. Tokocrypto berizin dan diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan.
Editor: BobonSyah

